Menag: Peran Jajaran Kemenag Bukan Peran Pinggiran
Ringkasan:
Jakarta (Pinmas)--Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, peran yang dijalankan oleh jajaran Kementerian Agama bukanlah peran yang bersifat pinggiran. Oleh karena itu kualitas pejabat dan staf Kemenag tidak boleh sembarangan, dengan demikian promosi jabatan harus benar selektif dan objektif.
Jakarta (Pinmas)--Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, peran yang dijalankan oleh jajaran Kementerian Agama bukanlah peran yang bersifat pinggiran. Oleh karena itu kualitas pejabat dan staf Kemenag tidak boleh sembarangan, dengan demikian promosi jabatan harus benar selektif dan objektif.
"Tugas dan fungsi Kementerian Agama yang sedemikian pentingnya itu, membutuhkan pejabat dan staf yang memenuhi standar," kata Menteri Agama pada sambutan pelantikan pejabat eselon II Kemenag Pusat dan Daerah di Jakarta, Senin (24/10). Tampak menyaksikan acara tersebut Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar, pejabat eselon I dan II Kemenag Pusat.
Menag lebih lanjut mengatakan, pejabat dan staf Kemenag harus mempunyai pikiran cemerlang dan wawasan luas, serta mempunyai perspektif kemasyarakatan. "Penyakit birokrasi harus kita hindari yaitu, tidak dinamis, salah menerapkan kebijakan serta lamban bergerak," ingat Suryadharma Ali.
Menurutnya, di antara hal yang terpenting dan perlu mendapat perhatian pada semua lini kepemimpinan dalam organisasi pemerintah dewasa ini, adalah kepekaan, kecerdasan, dan kemampuan untuk menjabarkan kebijakan strategis ke dalam kebijakan teknis, mengidentifikasi masalah aktual dan memecahkan dengan baik, cepat, dan tepat.
Di samping itu, kejujuran dan keikhlasan harus senantiasa dinomor-satukan. Segala perbuatan dan pekerjaan kita, haruslah didasarkan kepada kejujuran dan keikhlasan, sejalan dengan motto Kementerian Agama yaitu "Ikhlas Beramal".
Menag mengatakan, jika semua pejabat di lingkungan Kemenag memiliki integritas, loyalitas, dan totalitas dalam bekerja untuk melayani masyarakat, maka peran yang dilakukan akan memiliki nilai dan signifikansi di mata masyarakat.
Jika kita renungkan lebih jauh, peran dan fungsi yang dilakukan oleh Kementerian Agama selama ini, seperti di bidang penyelenggaraan ibadah haji, pelayanan, perlindungan, dan pemberdayaan umat beragama, pembinaan kerukunan antar-umat beragama serta pendidikan agama dan keagamaan, adalah peran dan fungsi yang strategis dan elementer dalam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. "Peran yang dijalankan oleh jajaran Kementerian Agama bukanlah peran yang bersifat pinggiran," tandas menteri.
Adapun pejabat eselon II Kementerian Agama yang dilantik Menteri Agama yaitu; Syariful Mahya Bandar sebagai Direktur Pengelola Dana Haji pada Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah, Ibnu Sa`dan sebagai Kepala Kanwil Kemenag Propinsi Aceh, Ismail Usman sebagai Kakanwil Kemenag Propinsi Sumatera Barat, Abdurrahim sebagai Kakanwil Kemenag Propinsi Sumatera Utara, Hatamar sebagai Kakanwil Kemenag Propinsi Bangka Belitung, Gazali Suyuti sebagai Kakanwil Kemenag Propinsi Sulsel dan Handarlin H. Umar sebagai Kakanwil Kemenag Propinsi Kepulauan Riau. (ks)