Riau (Inmas)- Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin secara
resmi meluncurkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kanwil Kementerian Agama
Provinsi Riau ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita dan
peninjauan PTSP Kemenag Riau, Senin (29/10/2010).
Peninjauan Menag RI di PTSP Kanwil Kemenag Riau didampingi Ketua Komisi VIII DPR RI Dr Muhammad Ali Taher SH M Hum, Plt Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Plt Kakanwil Kemenag Riau Drs H Mahyudin MA dan rombongan disambut oleh Koordinator PTSP Kanwil Kemenag Riau H Anasri M Ag dan Tim.
Usai peluncuran dan peninjauan PTSP Kanwil Kemenag Riau,
Menag RI Lukman Hakim Saifuddin menyebutkan, menu pelayanan PTSP Kanwil Kemenag
Riau yang mencapai 62 menu merupakan yang terbanyak diantara PTSP Kanwil
Kemenag Provinsi  yang telah ada.
“PTSP Kanwil Kemenag Riau memiliki menu pelayanan terbanyak
dibandingkan dengan PTSP Kanwil Kemenag yang sudah ada. Jumlah pelayanan ini
akan terus berkembang seperti halnya di Provinsi- Provinsi lain, karena
kebutuhan masyarakat semakin bertambah. Untuk itu kita harus terum mengimbangi dinamika yang
ada ditengah- tengah masyarakat dengan terus menambah pelayanan yang ada di
PTSP,” harap Menag.
Ditambahkanya, PTSP hendaknya bukan  hanya sekedar simbol Kemenag, tetapi merupakan
cara untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan aplikasi PTSP
yang memanfaatkan fasilitas Teknologi Informasi akan memudahkan dalam melayani kebutuhan
masyarakat.
“Untuk itu, mudah- mudahan ini bisa terus dikembangkan dan terimakasih
kepada jajaran Kanwil Kemenag Riau yang telah membangun PTSP. Dan saya berharap
tahun 2019 sudah bisa membangun PTSP di Kemenag Kabupaten/ Kota,” tambahnya.
Karena sesuai peran, pemerintah atau ASN memiliki fungsi melayani
masyarakat, dan Kemenag didirikan oleh para pendahulu agar mampu memberikan
yang terbaik dalam melayani keagamaan yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia
yang dikenal dengan masyarakat yang agamis dan religius.
Menag menyebutkan, ada beberapa kesalahkaprahan pada diri
sebagian masyarakat saat mempersepsikan pelayan berada pada strata rendah dan
dipandang rendah. Karena hal tersebut merupakan kesalahan besar. Pada
hakekatnya, orang yang bisa melayani sesungguhnya adalah orang yang sudah
selesai dengan dirinya sendiri, tidak lagi berorientasi pada diri sendiri. Tetapi
keberadaan dirinya telah didedikasikan kepada orang lain, dan merupakan esensi
ajaran agama.
“Kualitas keberagaman atau hidup seseorang adalah seberapa
besar ia mampu menebarkan kemaslahatan bagi orang lain. Kita yang ada di
Kementerian Agama ingin mendapatkan kepercayaan, kehormatan dan kemulian untuk
melayani masyarakat yang dikenal sangat agamis untuk hal yang terkait dengan
keagamaan. Kita bukan orang awam, ASN adalah orang yang diangkat posisinya
bukan hanya oleh negara tapi Tuhan Yang Maha Esa. Untuk itu, mari syukuri kehormatan
dan kemulyaan ini dengan cara memberi yang terbaik dari apa yang dimiliki,
semaksimal mungkin,” pungkasnya.
Sementara itu, dalam pemaparan Anasri, saat ini PTSP Kanwil
Kemenag Riau memiliki 62 menu
layanan dari 11 Sub Bidang Layanan yang terdiri dari layanan pada Sub Bagian Umum, Bidang PHU, Bidang Madrasah,
Pendis, Bidang Bimas Islam dan Pembimas. Hingga saat ini, PTSP
Kanwil Kemneag Riau terus melakukan pembenahan guna terus meningkatkan kualitas
pelayanan kepada masyarakat. (mus/ana/ady/fah/tim inmas)