0 menit baca 0 %

Membangun Harmoni dalam Keberagaman, Kemenag Pelalawan Gelar Pengembangan Kampung Moderasi Beragama

Ringkasan: Pelalawan (Kemenag) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Drs. H. Syafwan membuka secara resmi kegiatan Pengembangan Kampung Moderasi Beragama yang diselenggarakan oleh Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kemenag Kabupaten Pelalawan, Selasa (11/11/2025) bertempat di Aula Pu...

Pelalawan (Kemenag) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pelalawan Drs. H. Syafwan membuka secara resmi kegiatan Pengembangan Kampung Moderasi Beragama yang diselenggarakan oleh Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kemenag Kabupaten Pelalawan, Selasa (11/11/2025) bertempat di Aula Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kemenag Pelalawan.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini mengusung tema “Membangun Harmoni dalam Keberagaman melalui Moderasi Beragama”. Tema tersebut dipilih sebagai bentuk komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama di tengah masyarakat yang majemuk.

Acara dibuka oleh pembawa acara, Noor Hana, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ricky Chandra. Selanjutnya, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Moderasi Beragama yang dipandu oleh Halima Tussyakdiyah. Setelah itu, H. Iswadi M. Yazid, Lc., M.Sy. selaku ketua panitia menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan, yang di dalamnya menjelaskan tujuan dan harapan dari pelaksanaan program kampung moderasi beragama di Kabupaten Pelalawan.

Selanjutnya Kakan Kemenag Pelalawan Syafwan memberikan kata sambutan, dalam sambutannya, Syafwan menyampaikan apresiasi kepada Seksi Bimas Islam yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Ia menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. “Moderasi beragama bukan sekadar wacana, tetapi harus menjadi cara berpikir, bersikap, dan bertindak dalam kehidupan bermasyarakat. Kita harus mampu menyeimbangkan antara keyakinan terhadap ajaran agama dan sikap menghargai perbedaan,” ujar Syafwan.

Sambutan Kakan Kemenag sekaligus menandai dibukanya secara resmi kegiatan Pengembangan Kampung Moderasi Beragama. Acara pembukaan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Zulhasmizen.

Usai rangkaian pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh tiga narasumber yang diundang, yaitu Dr. Yumesri, S.Sos.I., M.Pd.Gr. (perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama/FKUB Kabupaten Pelalawan), Pdt. Matius Ampera Lumban Gaol, M.Th., dan Andi Yuliandri, S.Kom. selaku Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pelalawan.

Ketiga narasumber menyampaikan materi yang berhubungan dengan penguatan moderasi beragama dari berbagai perspektif, baik dari sisi keagamaan, sosial, maupun kebijakan pemerintah daerah. Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, peserta terlihat antusias memberikan pandangan serta berbagi pengalaman terkait implementasi nilai-nilai moderasi beragama di lingkungannya masing-masing.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai moderasi beragama dapat semakin tertanam di tengah masyarakat Pelalawan. Kehadiran tokoh lintas agama dan pemerintah daerah menjadi bukti nyata bahwa kerukunan dan toleransi harus dijaga bersama demi terwujudnya kehidupan yang damai, harmonis, dan saling menghargai dalam keberagaman.(dbs)