Pekanbaru (Inmas) Salah satu keunggulan Kampus STIT Al-Kifayah Riau
adalah menyiapkan mahasiswa bukan hanya sekedar pencari kerja kelak sudah
tamat, tetapi mereka ditempa selain untuk menjadi pendidikan yang profesional,
juga mampu mendirikan lembaga pendidikan. Berdasarkan  data yang terhimpun, ada 13 mahasiswa STIT
Al-Kifayah Riau yang telah mendirikan Yayasan Pendidikan di tengah masyarakat. Â Mereka adalah:
- Dwi Nurwulan Sari (PIAUD) mendirikan Yayasan Lilmuttaqin tingkat  Raudhatul Athfal (RA) dan sedang
persiapan mendirikan Madrasah Ibtidaiyah (MI)
- Agus Prabowo Adi (PGMI) mendirikan Yayasan Lembaga Pengembangan
Sumber Daya Manusia (LPSDM) Core Consulting tingkatan yang sudah berjalan
PAUD dan TPQ-TKQ
- Dio Laksono (PGMI) mendirikan Yayasan Al-Farih tingkatkan TPQ dan
Rumah Tahfidz
- Endang Syurahmi (PGMI) mendirikan Yayasan Ukhwah Islamiyah SDIT
Babul Huda
- Arsyad (PGMI) mendirikan Yayasan Ar-Raudah Panti Asuhan Yatim Piatu
- Darnawati (PIAUD) mendirikan Yayasan Milatul Khair Tingkat  TK dan  SDIT
- Ikrima Yuniza (PGMI) mendirikan Yayasan Fastabiqul Khairat tingkat
MI
- M Dahri Pane (PGMI) mendirikan Yayasan Ashaabul Wathon Arsey tingkat
TPQ, MDTA dan sedang membangun MI
- Ummi Khumairoh (PGMI) mendirikan Yayasan Al-Khumaier tingkat TPQ-TKQ
- Susanti (PIAUD) mendirikan PAUD Tunas Khalifah
- Ulin Junita (PGMI) mendirikan Bimbingan Belajar Dirgantara Smart
Centre
Menurut Dr. Yundri Akhyar, MA selaku Pembina kampus, para mahasiswa akan
terus bertambah mendirikan yayasan pendidikan, mereka sedang kuliah saja telah
berkarya apalagi nanti setelah tamat. Beliau juga menyampaikan kepada mahasiswa
yang telah bergerak untuk mengembangkan yayasan ini, dan jangan patah semangat
serta terus minta pertolongan Allah SWT pada setiap gerakan (harkah)
kebaikan yang dilakukan. Unkapnya. Ungkap Yundri. (Idris)