Riau (Inmas)- Hijrah saat ini tidak lagi identik dengan berpindah
dari satu tempat ketempat lain, tetapi lebih kepada hijrah bathin atau jiwa
yaitu meninggalkan apa- apa yang dilarang oleh Allah SWT, hijrah meningkatkan
keimanan, hijrah dalam bekerja dan lain sebagainya.
Hal tersebut ditegaskan oleh Dr H Helmi Basri Lc MA saat
memberikan tausiah pada Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H di Lingkungan
Kanwil Kemenag Riau, Senin (2/9/2019) di Aula Utama Kemenag Riau.
Acara mengangkat tema Wujudkan Semangat Hijrah Menuju
Kemaslahatan dan Kedamaian Umat dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Riau Dr H
Mahyudin MA, Kabid Penaiszawa HM Saman S Sos M SI, seluruh Kepala Bidang,
Pembimas, Kasubbag, Kasi, karyawan karyawati dan honorer di Lingkungan Kanwil
Kemenag Riau.
Mahyudin mengatakan, peringatan Tahun Baru Islam bagi
Pegawai lebih identic pada 2 hal utama, yaitu mengevaluasi apa yang telah
diberikan untuk Negara dalam membangun sector keagamaan dan menata tahun
berikutnya untuk membuat program yang lebih baik dari sebelumnya.
โUntuk itu melalui peringatan Tahun Baru Islam di Kemenag
Riau dengan menghadirkan menceramah yang menyampaikan tentang tahun baru
hijriyah lebih detail lagi, akan meningkatkan motivasi kita untuk menjadi lebih
baik, dan bekerja lebih semangat lagi,โ ujar Mahyudin.
Ditambahkan Panitia Penyelenggara yang juga merupakan Kabid
Penaiszawa HM Saman S Sos M SI, peringatan tahun baru Islam merupakan agenda
rutin dalam rangka mengikat kembali peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari
kota Makkah ke Madinah.
โDengan demikian sebagai ASN kita bisa lebih termotivasi
dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah dan termotivasi untuk
bekerja lebih baik. Dan ini merupakan raingkaian kegiatan setelah kemarin kita bersama
Pemerintah Provinsi Riau secara bersama- sama menyambut tahun baru Islam dengan
shalat berjamaah dan tausiah agama di Masjid Raya An Nur Pekanbaru,โ ungkap Saman. (mus/faj/adi/anto)