Rokan Hulu (Inmas)– Salah satu kunci keberhasilan Nabi Muhammad SAW dalam mengembangkan agama Islam, adalah terletak pada keteladanannya dalam memberikan maaf kepada orang lain. sejarah mencatat bahwa, sekalipun orang lain meludahinya, namun beliau tetap memaafkannya.
Pada kesematan lain, di saat terjadinya perang dahsyat melawan orang kuffar Quraisy, Nabi Muhammad SAW juga memberikan maaf kepada orang yang sangat memusuhinya, orang yang hendak membunuhnya dengan pedang terhunus di tangannya, namun ketika musuhnya itu meminta maaf, maka Nabipun dengan ikhlas memberikan maaf kepadanya.
Dan banyak lagi tentunya riwayat dan sejarah mengagumkan dari Nabi mulia ini, yang pada intinya menggambarkan bahwa salah satu kunci keberhasilannya dalam mendakwahkan dan mengembangkan agama Islam di jazirah Arab dan bahkan ke seluruh penjuru dunia, adalah karena kemaafannya yang tulus.
Demikian disampaikan Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, ketika memberikan sambutan pengarahan pada acara Halal bi Halal kerluarga besar Kemenag Rohul, Selasa (12/6/2016) bertempat di aula Kemenag Rohul, kota Pasir Pengaraian.
Hadir dalam acara tersebut Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, Kasubbag Tata Usaha Drs H Zulkifli Syarif MPdI, Kasi Bimas Islam H Rusli SAg MSy, Kasi Haji dan Umrah H Elfalisman SAg, Kasi Penyelenggara Syariah Drs H Martillevi Saleh MSy, Penyelenggara Bimas Kristen Jernih Simatupang, para pengawas pendidikan madrasah dan sekolah, serta karyawan/ti Kemenag Rohul lainnya.
Dikatakannya, Jika umat Islam ingin maju dan bangkit kembali dariu keterpurtukannya, maka ajaran maaf memaafkan yang ditreladankan oleh Nabi Muhammad SAW ini, harus diteladani oleh seluruh umat Islam, bukan hanya dengan memberikan maaf kepada sesame umat Islam, tetapi juga kepada yang lainnya.
Untuk itu, alumni Pondok Pesantren Musthafawiyah Purbabaru Kab Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara ini, mengharapkan agar maaf memaafkan yang tergabung dalam tradisi Halal bi Halal ini, dapat terus dilestarikan, sekalipun ini tidak dikenal di Negara muslim lainnya, tapi isi dan substansinya sangat sesuai dengan ajaran agama Islam itu sendiri.Ash