0 menit baca 0 %

Melepas Kakanwil dan JCH di Lingkungan Kemenag Riau

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau melalui Bidang Penamas menggelar kegiatan Melepas Keberangkatan Bapak Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, beserta ibu untuk melaksanakan ibadah haji sekaligus Jamaah Calon Haji (JCH) di lingkungan Kanwil Ke...
Pekanbaru (Humas)- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Riau melalui Bidang Penamas menggelar kegiatan Melepas Keberangkatan Bapak Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, beserta ibu untuk melaksanakan ibadah haji sekaligus Jamaah Calon Haji (JCH) di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi Riau tahun 2011 M/ 1432 H di Aula Kemenag Riau, Selasa (4/10). Adapun pegawai di lingkungan Kanwil Kemenag Riau yang akan berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini, yaitu Drs H Asyari Nur SH MM beserta Istri Rosmawati, Astuti, Dr Fachri MA beserta isteri, Anasri S Ag, M Pd, Gusrini dan Suami, Drs Elwizar dan Sobri S Ag. Kabid Penamas selaku ketua panitia melepas JCH Kanwil Kemenag Prov Riau, HM Saman S Sos, M Si dalam sambutannya mengatakan, dengan acara ini dapat diambil hikmah pelajaran bahwa seseorang yang akan berangkat ke tanah suci Makkah Mukarramah berbeda dengan berangkat ke Negara atau tempat lain. Karena perjalanan menuju tanah suci ini disamping melaksanakan salah satu rukun Islam yang kelimah, ibadah haji juga merupakan pekerjaan fisik dan rohani yang berbekas dalam kehidupan. Sewaktu Allah SWT memerintahkan Nabi Ibrahim AS menyerukan panggilan Ibadah Haji, Nabi Ibrahim sedikit ragu apakah panggilannya akan didengarkan oleh seluruh uman manusia, Allah SWT kemudian meyakinkannya, "Seru sajalah dan Aku (Allah) yang akan menyakinkannya". Beribu- ribu tahun yang lalu seruan untuk melaksanakan Ibadah Haji telah ada sejak zaman Nabi Ibrahim AS. Ditengah padang pasir yang tandus, jauh dari hiruk pikuk kehidupan manusia, dengan kekuasaan Allah seruan itu sampai ke masyarakat Indonesia walaupun kota Makkah itu jauhnya beriubu- ribu kilometer dari Indonesia. Diketahui bahwa lima rukun Islam, hanya ibadah haji yang menghususkan tempat pelaksanaan. Shalat, puasa dan zakat tidak mengkhususkan tempat pelaksanaannya. Oleh sebab itu, sangat pantaslah jika mengkhususkan pelaksanaan dan segala sesuatu yang berkaitan dengan persiapan dan acara pelepasan seperti ini dilakukan secara khusus pula. "Menjadi kekhususan tersendiripula pada tahun ini kita melepas keberangkatan Kakanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, sebagai pimpinan kita di Kanwil ini. Untuk itu saya mewakili seluruh pegawai Kanwil Kemenag Riau menyampaikan beberapa pesan kepada Kakanwil dan JCH Kanwil Keneag, selamat menunaikan ibadah haji semoga menjadi haji yang mambrus disisi Allah dan Manusia. Semoga dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan penuh konsentrasi, serta diberi kesehatan dan dijauhkan dari kesusahan dalam menempuh perjalanan ibadah haji ini," harap Saman sambil menitip doa kepada Bapak/ Ibu yang akan menunaikan ibadah haji dapat mendoakan agar diberi kesehatan, kekuatan dalam menjalani kehidupan khususnya dalam melaksanakan tugas sehari- hari. Sementara itu, Kakanwil Kemenag Risu, Drs H Asyari Nur SH MM mewakili JCH yang akan berangkat mengatakan, melepas keberangakatan 8 orang JCH dari Kemenag Riau itu berarti meninggalkan tugas- tugas kepada yang ditinggal, untuk itu harus tetap dijalankan kepada mereka yang diberi wewenang. "Untuk tugas- tugas Kakanwil sudah ditunjuk Pelaksana Harian (PLH) adalah Kabid Penamas HM Saman S Sos, M Si. Jadi, selama saya menjalankan tugas ke tanah suci, segala sesuatu yang berhubungan dengan Kanwil Kemenag Riau akan diatasi oleh beliau," jelas Kanwil. (msd)