0 menit baca 0 %

Melalui Manasik, CJH Akan Mengerti Makna Haji Sesungguhnya

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas)- Kamis, 19 Mei 2016 di aula Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs. Edwar S Umar, M.Ag memberikan pengarahan kepada pelaksana kegiatan manasik haji yang akan dilaksanakan pada tahun 2016.

Pekanbaru (Inmas)- Kamis, 19 Mei 2016 di aula Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru Drs. Edwar S Umar, M.Ag memberikan pengarahan kepada pelaksana kegiatan manasik haji yang akan dilaksanakan pada tahun 2016.

“Dalam jangka waktu yang tidak akan lama lagi kita akan memasuki musim haji di seluruh dunia khusunya Kota Pekanbaru, oleh sebab itu kita harus memperbaiki sistem pelayanan publik ke depannya,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan manasik haji tahun 1437 H/2016 M telah disetujui oleh Komisi VIII DPR-RI sebanyak 10 kali yaitu tingkat Kab/kota 2 kali pertemuan dan tingkat KUA Kec sebanyak 8 kali pertemuan, maka bagi pelaksana kegiatan harus memperhatikan bagaimana petunjuk pelaksanaan kegiatan sebagaimana surat dari direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji Dan Umrah tentang Pelaksanaan Bimbingan Manasik Haji tahun 1437 H/2016 M dan juga memperhatikan Surat Edaran Nomor : B-162469/DJ/DT.II.I/1/Hj.01/05/2016 tentang Biaya Manasik dan Operasional Haji Pada Kabupaten/Kota dan Kecamatan tahun 1437 H/2016 M.

Adapun yang menjadi perhatian khusus ialah bagaimana kedepannya pelaksanaan haji ini dapat memimpin Calon Jemaah Haji menjadi paham tentang makna haji serta sebagaimana haji yang di syariatkan dalam Alquran dan Sunnah Nabi Muhammad SAW.

“Untuk setiap KUA Kecamatan yang menjadi pelaksana kegiatan manasik haji pada tahun ini diharapkan sebagai pengawas sekaligus pengevaluasi Mesjid Paripurna yang telah di tetapkan oleh Walikota Pekanbaru, dengan mengikut sertakan penghulu dan penyuluh yang berada di lingkungan KUA Kecamatan, sehingga Mesjid Paripurna dapat menjadi suatu wadah kemajuan nilai agama dan pencerahan bagi umat islam khususnya pada kecamatan dimana Mesjid Paripurna berada,” tutupnya. (pku/e-m)