0 menit baca 0 %

Melalui Bimbingan Qur ani, PAI Kuantan Tengah Berantas Buta Aksara Al-Qur an di Sekolah.

Ringkasan: Kuantan Singingi (Kemenag) Penyuluh Agama Islam (PAI)  Kecamatan Kuantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan peserta didik. Salah satu langkah nyatanya adalah melalui kegiatan Bimbingan Qur ani yang digelar secara rutin di sejumlah sekolah di Kecamata...

Kuantan Singingi (Kemenag) Penyuluh Agama Islam (PAI)  Kecamatan Kuantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan peserta didik. Salah satu langkah nyatanya adalah melalui kegiatan Bimbingan Qur ani yang digelar secara rutin di sejumlah sekolah di Kecamatan Kuantan Tengah. Ada Tingkat SMP dan ada juga tingkat SMA 

Program ini bertujuan memberantas buta aksara Al-Qur an sekaligus menanamkan kecintaan generasi muda terhadap kitab suci. Dalam kegiatan tersebut, PAI Kuantan Tengah memberikan pembelajaran mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, tajwid dasar, hingga praktik membaca ayat-ayat Al-Qur an dengan baik dan benar, Rabu, 19 November 2025.

PAI Kuantan Tengah yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini adalah  Prihasni, Jabrius Jas, Karnaini, Ramdanil, Fitro Hamdani, Ernita dan Ade Juniawan, mereka menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas mengajar membaca iqra' dan Al-Qur'an, namun juga membangun karakter religius, membiasakan adab membaca Al-Qur an, serta memotivasi siswa agar menjadikan Al-Qur an sebagai pedoman hidup.

Harapan kami, melalui bimbingan ini, anak-anak tidak hanya bisa membaca Al-Qur an, tetapi juga memahami pentingnya hidup berlandaskan nilai-nilai Qur ani, ujar Jabrius  Jas salah seorang Penyuluh Agama Islam Kuantan Tengah. 

Jumlah peserta bimbingan sebanyak lebih kurang 30 orang. 

Kegiatan Bimbingan Qur ani ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah yakni kepala sekolah  Masdian dan para guru, yang menilai program tersebut sangat membantu dalam pembinaan karakter siswa, terutama di era digital yang penuh tantangan.

Dengan upaya berkelanjutan, PAI Kuantan Tengah berharap tidak ada lagi siswa yang mengalami buta aksara Al-Qur an dan pembinaan keagamaan di sekolah semakin kuat dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia. (Pri)