Kuantan Singingi (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Kuantan Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan peserta didik. Salah satu langkah nyatanya adalah melalui kegiatan Bimbingan Qur’ani yang digelar secara rutin di sejumlah sekolah di Kecamatan Kuantan Tengah. Ada Tingkat SMP dan ada juga tingkat SMA
Program ini bertujuan memberantas buta aksara Al-Qur’an sekaligus menanamkan kecintaan generasi muda terhadap kitab suci. Dalam kegiatan tersebut, PAI Kuantan Tengah memberikan pembelajaran mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, tajwid dasar, hingga praktik membaca ayat-ayat Al-Qur’an dengan baik dan benar, Rabu, 19 November 2025.
PAI Kuantan Tengah yang ikut ambil bagian dalam kegiatan ini adalah Prihasni, Jabrius Jas, Karnaini, Ramdanil, Fitro Hamdani, Ernita dan Ade Juniawan, mereka menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas mengajar membaca iqra' dan Al-Qur'an, namun juga membangun karakter religius, membiasakan adab membaca Al-Qur’an, serta memotivasi siswa agar menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Harapan kami, melalui bimbingan ini, anak-anak tidak hanya bisa membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami pentingnya hidup berlandaskan nilai-nilai Qur’ani,” ujar Jabrius Jas salah seorang Penyuluh Agama Islam Kuantan Tengah.
Jumlah peserta bimbingan sebanyak lebih kurang 30 orang.
Kegiatan Bimbingan Qur’ani ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah yakni kepala sekolah Masdian dan para guru, yang menilai program tersebut sangat membantu dalam pembinaan karakter siswa, terutama di era digital yang penuh tantangan.
Dengan upaya berkelanjutan, PAI Kuantan Tengah berharap tidak ada lagi siswa yang mengalami buta aksara Al-Qur’an dan pembinaan keagamaan di sekolah semakin kuat dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia. (Pri)