Masyarakat Melebung : Sudah Tiga Tahun Tak Dapat Hewan Qurban
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Sudah tiga tahun terakhir ini masyarakat RW 13 Melebung Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru tidak merasakan yang namanya hewan qurban, apalagi untuk melaksanakan qurban. Kehidupan dan penghasilan yang pas-pasan serta minimnya perhatian pemerintah menjadi alasan utama b...
Pekanbaru (Humas)- Sudah tiga tahun terakhir ini masyarakat RW 13 Melebung Kelurahan Sail Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru tidak merasakan yang namanya hewan qurban, apalagi untuk melaksanakan qurban. Kehidupan dan penghasilan yang pas-pasan serta minimnya perhatian pemerintah menjadi alasan utama bagi mereka tidak melaksanakan dan tidak mendapatkan daging qurban. "Apalagi desa ini sangat jauh dari pusat kota dan pusat keramaian, sehingga sulit dijangkau," ungkap salah seorang pemuka Masyarakat Melebung, HM Nasir, Kamis (18/11) saat menerima kunjunangan Ka Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM, dan rombongan.
Menurutnya, kedatangan rombongan Ka Kanwil Kemenag Riau untuk menyerahkan hewan kurban di Masjid Al Hasanah RW 13 Melebung Kel. Sail Kecamatan Tenayan Pekanbaru benar-benar merupakan suatu kejutan dan perhatian yang tidak diduga-duga. Dimana, saat umat muslim di perkotaan sedang meriahnya menikmati daging qurban, di daerah Melebungn sama sekali tidak aktifitas apa-apa selain pelaksanaan Shalat Id.
"Terimakasi banyak kepada bapak Ka Kanwil dan rombongan, semoga ini menjadi motifasi bagi masyarakat khususnya pemerintah untuk tahun-tahun mendatang daerah terpencil juga hendaknya diperhatikan, karena selain jauh kami juga sangat tertinggal," ungkapnya serta menjelaskan dimana kehidupan sekitar 60 KK masyarakat Melebung hanya bermata pencaharian sebagai buru di kebun-kebun sawit milik perusahaan setempat.
Ka Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM dalam sambutannya mengucapkan selamat Idul Adha kepada masyarakat. Ia mengatakan, kunjungan dirinya dan rombongan merupakan wujud dari rasa kebersamaan yang dalam, khususnya pada hari raya Qurban saat ini.
"Ini adalah wujud pembelajaran dan keberasamaan kita, khususnya dalam memperhatikan desa-desa tertinggal. Untuk tahun-tahun berikutnya, perhatian terhadap daerah terpencil terutama daerah yang tidak terjangkau daing qurban akan jadi prioritas dalam pelaksanaan qurban dilingkungan kemenag Riau," ucapnya singkat.
Pada kesempatan tersebut, Ka Kanwil Kemenag Riau, Drs H Asyari Nur SH MM juga menyerahkan bantuan berupa uang tunai Rp5 juta untuk kegiatan keagamaan didaerah tersebut. "Bantuan ini untuk aktifitas keagamaan di Desa Melebung, khususnya kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh ibu-ibu. Karena dari pengaduan masyarakat sekitar, aktifitas keagamaan kerap tersendat pada permasalahan anggaran," ucapnya.(msd)