Siak (Inmas) – Bertempat di Masjid Baitul
Mukarrom, Kampung Belading, Kecamatan Sabak Auh, diadakan Tabligh Akbar bersama
Syaikh Abul Hasan Ali Jadullah Al-Mishri. Beliau adalah Ahli Hadits dari Negara
Mesir yang saat ini mengabdikan dirinya untuk mengajar di Pondok Pesantren Imam
Ibnu Katsir, Muara Fajar, Rumbai, Kota Pekanbaru. Dengan menggunakan bahasa
Arab, Syaikh Abul Hasan Ali Jadullah Al-Mishri menjelaskan tentang urgensi
Tauhid di dalam kehidupan dengan diterjemahkan oleh Ustadz Muslim, Lc., MA dari
Kabupaten Pelalawan.
Beliau menjelaskan bahwa urgensi
Tauhid dalam kehidupan muslim sangat besar pengaruhnya, dimana ia diletakkan
sebagai dasar utama tempat dibangun di atasnya seluruh ajaran Islam. “Periode
dakwah yang dilakukan Rasulullah di Makkah menegaskan betapa tauhid sangat
urgen pengaruhnya. Ayat-ayat Alquran yang diturunkan Allah pada fase itu fokus
utamanya berbicara tentang tauhid”, jelasnya.
Syaikh
melanjutkan bahwa generasi sahabat, mereka yang dibina Rasulullah adalah
manusia-manusia yang bertauhid, yang tidak dijumpai di permukaan bumi ini
sebelum dan sesudahnya. Tauhid mampu merubah manusia menjadi manusia yang
perilakunya sesuai dengan keinginan Allah. “Mungkinkah kita menjadi orang yang
bertauhid seperti yang diinginkan?, dengan berdoa dan memohon taufik dari-Nya
Insya’Allah kita bisa mencapai ke arah itu minimal pemahaman tauhid kita tidak
melenceng dari rambu-rambu yang ditetapkan Allah”, ujar Ustadz Muslim
menterjemahkan kalm Syaikh Abul Hasan.
Terlihat
para jama’ah begitu khusuk mendengarkan setiap ungkapan yang dijelaskan oleh
orang yang “tak biasa” datang ke kampung mereka ini. Diakhir acara setelah
penjelasan mengenai Tauhid, maka dibuka sesi tanya jawab antara jama’ah dan
narasumber. Banyak dari jama’ah yang bertanya tentang Tauhid, tetapi tidak
sedikit juga yang bertanya tentang hukum-hukum fiqih. Semoga kebangkitan spirit
menuntut ilmu terus berkembang di seluruh Kabupaten Siak. (Hd)