0 menit baca 0 %

Masriadi Hasan Pada Zaman Nabi SAW, Ber Islam Ketika itu Sangat Sulit

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Pada acara peringatan isra mi raj Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan pada pagi Jum at di Masjid Ikhlas Beramal, Al-Ustadz H. Masriadi, Lc, MA sampaikan bahwa ber-Islam pada zaman Rasulullah SAW  amatlah sulit bila dibandingkan dengan kita sekarang ini.


Pekanbaru (Inmas), Pada acara peringatan isra mi raj Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan pada pagi Jum at di Masjid Ikhlas Beramal, Al-Ustadz H. Masriadi, Lc, MA sampaikan bahwa ber-Islam pada zaman Rasulullah SAW  amatlah sulit bila dibandingkan dengan kita sekarang ini. Ungkapnya. Jum at.(13/04)

Acara ini dihadiri oleh Pejabat dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru dan juga staf serta masyarakat dilingkungan masjid. Sekitar pukul 08.00 WIB acara dimulai, diawali  pembacaan ayat suci al-Qur an oleh qori Rizky Alwi, S. Sy, sambutan ketua Masjid Ikhlas Beramal, Drs. H. Dahlan Jamil, MA, selanjutnya sambutan dari Ka. Kankemenag Kota Pekanbaru disampaikan oleh Plh. Drs. H. Nasaruddin, M.Pd. Selanjutnya tausiah yang disampaikan oleh Ustadz  H. Masriadi, Lc, MA. dan ditutup dengan do a.

Dalam tausiahnya ia menceritakan bahwa jarak Mekah ke masjidil aqso 1500 KM ditempuh Nabi SAW hanya dalam waktu yang singkat, tentu suatu hal yang mustahil terjadi bila diukur dengan kendaraan yang ada pada zaman itu. Sulit untuk dipercaya dengan akal mereka. Tapi Raul bukan berjalan sendiri melainkan diperjalankan sebagaimana terangkan dalam QS. Isra ayat 1. Karena ia diperjalankan maka tidak mustahil terjadi kalau Allah menghendakinya. Ungkap Masriadi.

 Buah dari peristiwa ini adalah shalat lima waktu. Jadi dengan setiap tahun kita memperingati isra mi raj hendak ada peningkatan kita pada shalat dalam kehidupan sehari-hari. Ini bukti bahwa peringatan isra mi raj bermanfaat. Jelasnya. (Idris)