Riau (Inmas)- Masjid Raya Pekanbaru kembali mengundang imam dari Timur Tengah. Jamaah bisa merasakan salat seperti di Timur Tengah dengan bacaan tarawih satu malam satu juz.
Di tahun ini, Masjid Raya Pekanbaru mengundang lagi imam dari Timur Tengah untuk menjadi imam tarawih selama Ramadhan. Pertama Syekh Dr Ahmed Ayarageb Fetouh Elsayaed dari Mesir dan Syehk Dr Hamood Mahmood Mamood dari Yaman.
“Syekh Ahmed dari Mesir baru hari ini tiba di Pekanbaru.
Imam pertama ini diperkirakan hanya sampai hari ke lima Ramadhan," kata
Rinaldi, pengurus Masjid Raya Pekanbaru.
Menurut Rinaldi, imam masjid asal Mesir ini sifatnya untuk
mengisi kekosongan menunggu datangnya imam dari Yaman.
“Jadi imam dari Mesir nantinya hanya sebentar saja menunggu kedatangan imam
dari Yaman. Kalau imam dari Yaman sudah datang, imam dari Mesir akan pulang,” kata Rinaldi.
Keduanya akan menjadi imam untuk salat tarawih di Masjid
Raya Pekanbaru. Pelaksanaan salat tarawih nantinya 20 rakaat dengan bacaan Al
Qur'an satu juz dan penutupnya dengan witir 3 rakaat. Bagi traveler yang
biasanya hanya 8 rakaat tarawih dan 3 witir, juga boleh datang kok. Silahkan
saja tak melanjutkan sampai 20 rakaat.
"Masyarakat silahkah ikut meramaikan salat tarawih di
Masjid Raya. Kami panitia juga menyediakan minuman dan makanan ringan selama
ramadhan," kata Rinaldi.
Anda ingin merasakan bagaimana salat tarawih seperti di
Timur Tengah silahkan ke Masjid Raya. Lokasi masjid berada di Jl Senapelan
kawasan Pasar Bawah Pekanbaru berdekatan dengan Kantor Dit Lantas Polda Riau. (monitorriau.com)