Pekanbaru (Inmas), Pada hari ini, ba’da shalat Subuh
Badan Pengelola Masjid Paipurna Al-Firdaus Kelurahan Sialang Munggu Kecamatan
Tampan kembali mengelar kegiatan dakwah berupa Tausiah Subuh. Ahad (17/03/2019)
Pantau tim inmas Kemenag Kota Pekanbaru, Kegiatan
tausiah dilakukan setelah shalat Subuh dengan penceramah Ustdaz Ghulam Al-Fatih
Al Hafiz. Tema tausiah yang beliau angkat adalah “Lahirnya Ulama-Ulama Buruk
Pembawa Fatwa”.
Menurutnya bahwa tanda akhir zaman itu lahirnya ulama
jahat penjual fatwa. Diantara
fatwa-fatwa yang menyesatkan itu; Pada tahun 2014 lalu ada orang mengatakan “
Al-Qur’an perlu direvisi”. Jilbab tidak wajib. Tahun 2016, Dalam surat
Al-Maidah, arti pemimpin kafir ditukar dengan teman setia. Ada ormas mengatakan
orang muslim tidak boleh mengucapkan kata kafir. Apa yang salah dengan kata
kafir ? Tanya ustadz. Kafir artinya menutup diri dari kebenaran.
Ciri-ciri (katagori) ulama Shuq (jahat) adalah; Dekat
dengan penguasa, menukar kebodohan sebagai ilmu, memburu harta dan tahta,
Bergaya dngan pekaian ulama, menuhankan akalnya, Menyalah gunakan kebenaran.
Ungkap Ustadz. (Idris).