Masjid Agung Taja Pelatihan Imam dan Bilal
Ringkasan:
ROKAN HULU (KEMENAG) Dalam rangka meningkatkan kualitas dan peran serta Imam, Khatib, dan Bilal dalam pengelolaan masjid dan pembinaan umat di Rokan Hulu, maka pengurus Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian, taja pelatihan Imam dan Bilal se Rohul, yang diikuti sebanyak 96 orang imam da...
ROKAN HULU (KEMENAG) Dalam rangka meningkatkan kualitas dan peran serta Imam, Khatib, dan Bilal dalam pengelolaan masjid dan pembinaan umat di Rokan Hulu, maka pengurus Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian, taja pelatihan Imam dan Bilal se Rohul, yang diikuti sebanyak 96 orang imam dan bilal dari 16 kecamatan se Rohul, yang meliputi meliputi 48 Imam dan 48 Bilal, bertempat di Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasirpangaraian, Kamis (20/6/2013).
Saat membuka Pelatihan Imam dan Bilal, Asisten III Setdakab Rohul, Drs. Tengku Habrizal, mewakili Bupati Rokan Hulu, Drs.H. Achmad M.Si, mengatakan, Pemerintah Kabupaten Rohul menyambut baik pelatihan tersebut.
Menurutnya, Imam dan Bilal masjid sangat penting fungsinya di lingkungan masyarakat, terutama dalam kegiatan ibadah di masjid, termasuk pada Bulan Suci Ramadhan bulan depan.
Pelatihan ini, kata Habrizal, memberikan pengetahuan positif kepada imam dan bilal masjid. Karena fungsinya berbeda, saat pelatihan mereka pun dilatih berbeda. Fungsi iman, bilal, dan khatib, di sebuah masjid, menurutnya sangat berpengaruh terhadap jumlah jemaah.
Jika imam atau khatib masih memiliki sumber daya manusia (SDM) yang masih kurang seperti masih kurangnya pemahamannya tentang memahami arti dan fungsinya sebagai seorang imam, tentu calon jemaah pun enggan datang.
Jika seorang khatib keliru saja dalam menyampaikan syiar agama atau disampaikan secara sepotong-sepotong kepada jemaah atau pun masyarakat, maka akan mempengaruhi pengetahuan masyarakat tentang agama. Hal ini juga akan memberikan imej tidak baik di masyarakat.
Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA yang juga Ketua I Badan Pengelola Masjid Agung Madani Islamic Centre Pasir Pengaraian, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah agenda rutin masjid agung setiap tahun, sehingga dari kegiatan tersebut, baik imam, bilal, dan khatib, mendapatkan pengetahuan dan pencerahan baru terhadap fungsinya di masjid.
Dikatakannya, saat ini fungsi masjid lebih banyak digunakan sekedar tempat melaksanakan ibadah sholat dan zikir kepada Allah SWT. Padahal ada fungsi lain yang kurang digarap oleh pengurus, yaitu masjid sebagai pusat pembinaan dan pemberdayaan umat Islam. Ini tugas kita semua untuk memfungsikannya, tegas Ahmad Supardi.***(Ash)