Pekanbaru (Humas) – Kunjungan Kepala Kanwil Kemenag Prov. Kepulauan Riau beserta rombongan ke Kanwil Kemenag Prov. Riau merupakan suatu kehormatan yang tak terhingga, diibaratkan anak yang sudah berhasil berkunjung kerumah ibunya. Pada tahun 2005 mulai terbentuk Kanwil Kemenag Prov. Kepulauan Riau seiring dengan Riau Kepulauan yang memisahkan diri dari Provinsi Riau.
Acara audiensi tersebut diadakan pada Hari Rabu (05/11) bertempat di Aula Rapat Kakanwil Kemenag Prov. Riau. Rombongan Kanwil Kemenag Prov. Kepulauan Riau berjumlah 8 orang yaitu Kakanwil Kemenag Prov. Kepulauan Riau, Drs. H. Marwin., Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. Kepri, H. Subadi, S.Ag, M.Si., Kabid PHU, Drs. H. Mardzad., Kabid, Pend.Mad, Abu Sofyan, S.Ag., Kakankemenag Kab. Karimun, Kabag TU Kota Batam, Staf Ahli BMN, dan Staf Inmas.
“Kedatangan kami ini merupakan wujud dari rasa rindu kami terhadap ibu yang sudah melahirkan kami dan mengunjungi para senior kami. Selain itu juga kami ingin belajar banyak dari keberhasilan dan prestasi yang sudah di peroleh Kanwil Kemenag Prov. Riau salah satunya mengenai bantuan UNSAID dari Australia untuk bantuan pembangunan pedidikan madrasah yang ada di Riau. Kami juga berterimakasih kepada Kabid PHU Riau yang sudah membantu kesuksesan penyelenggaraan Haji beberapa waktu lalu. Semoga kunjungan kami ini dapat mempererat tali silaturahmi dan kita bisa saling mendukung untuk kemajuan Kementerian Agama”, ungkap Kakanwil Kepri.
Antusias menyambut kedatangan rombongan Kanwil Kemenag Prov. Riau ini tidak hanya dirasakan oleh Kakanwil Kemenag Riau tapi jajaran pejabat yang ada di Kanwil Riau pun sangat senang dengan kunjungan tersebut. Hal ini pun dibuktikan dengan kehadiran para pejabat eselon III dan IV yang mengikuti jalannya audiensi sampai menemani pada saat tour keliling gedung perkantoran khususnya pada saat menjelaskan gedung PHU yang tersendiri dan sudah dilengkapi SISKOHAT untuk penunjang kinerja.
“Kami sangat senang atas kesediaan Kanwil Kemenag Kepri mengunjungi kami, sehingga pada kesempatan ini kita bisa saling bertukar informasi mengenai perkembangan Kementerian Agama terutama MAN Insan Cendikia dan bantuan UNSAID dari Australia untuk pembangunan madrasah selain itu juga ada beberapa prestasi yang sudah kami peroleh tapi tidak hanya sampai disana, kami pun masih banyak melakukan pembenahan untuk mengejar ketertinggalan. Dengan adanya audiensi ini diharapkan kita bisa saling memberi masukkan dan bertukar informasi”, jelas Tarmizi.
Acara yang sangat singkat ini hanya berlangsung sekitar 90 menit tapi manfaatnya sangat besar sehingga masing-masing Kanwil diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi dan saling mendukung satu sama lain. (nvm)