0 menit baca 0 %

Mantan Kakanwil Kemenag Riau HM Rasyid Hamidy Berpulang Kerahmatullah

Ringkasan: PEKANBARU (KEMENAG) Mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau Priode 2006 – 2011, yang juga mantan Kakanwil Kemenag Prov Maluku Priode 2003 – 2006, Drs HM Rasyid Hamidy, berpulang kerahmatullah, Selasa (19/11/2013) pukul 12.40 WIB di Rumah Sakit (R...

PEKANBARU (KEMENAG) Mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau Priode 2006 – 2011, yang juga mantan Kakanwil Kemenag Prov Maluku Priode 2003 – 2006, Drs HM Rasyid Hamidy, berpulang kerahmatullah, Selasa (19/11/2013) pukul 12.40 WIB di Rumah Sakit (RS) Awal Bross, Kota Pekanbaru.

Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya, setelah dirawat di RS Awal Bross tersebut beberapa hari sebelumnya. Beberapa tahun terakhir ini, pak Rasyid Hamidy sering keluar masuk rumah sakit, sebab beliau diharuskan cuci darah dua kali seminggu, kata Ahmad Supardi Hasibuan.

Ahmad Supardi Hasibuan yang adalah Kakan Kemenag Rohul, yang merupakan anak angkat almarhum sejak sama-sama bertugas di Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, menyatakan bahwa almarhum mengalami penyakit ginjal, cuci darah, dan badannya tampak kurus.

Kepergian almarhum menjadi musibah besar bagi keluarga besar Kanwil Kemenag Riau dan juga Kanwil Kemenag Maluku, sebab jasanya sangat besar ketika memimpin Kanwil Kemenag di kedua provinsi tersebut. Beliau adalah pribadi yang kebapakan dan sangat piawai dalam berdakwah, kata Ahmad Supardi.

Salah seorang tokoh masyarakat Riau yang juga mantan Gubernur Riau H Saleh Jasit SH, menyatakan almarhum HM Rasyid Hamidy adalah pekerja keras, pribadi yang sederhana, bersifat kebapakan, dan berjuang keras untuk mewujudkan visinya. Embarkasi Haji Batam adalah salah satu bentuk kerja keras almarhum, terang Saleh Jasit.

Berdasarkan pantauan kami di RS Awal Bross dan kediaman almarhum, almarhum banyak dikunjungi oleh masyarakat, koleganya selama bertugas, sanak family serta keluarganya, dan bahkan masyarakat umum, datang melayat, mensholatkan dan menguburkannya di kampung halamannya Air Tiris Kec Kampar Kab Kampar.

Mari kita semua berdoa kepada Allah SWT : Allohumma ya Allah ! Ampunilah segala dosa dan kesalahan almarhum, baik yang beliau sengaja maupun yang tidak disengaja. Terimalah segala amal baktinya, berikan balasan pahala yang berlipat ganda, lapangkanlah kuburbnya, hindarkan dari azab kubur dan azab neraka, serta tempatkanlah beliau pada tempat yang mulia di sisiMu. Amien Ya Robbal Alamaien… Selamat jalan orang tuaku, orang tua kami, dan pemimpin kami. Jasamu akan kami kenang sepanjang masa. Perjuanganmu akan kami lanjutkan, demi kejayaan dan kesejahteraan umat Islam. ***(Ash)