Riau (Inmas) – Rangkaian perdana bimbingan manasik haji di Kota Pekanbaru tahun 1440 H/ 2019 M dilaksanakan di Masjid Raya Annur dan dibuka langsung oleh Kanwil Kementerian Agama Kota Pekanbaru Kamis (13/06) pagi.
Kegiatan Manasik haji merupakan peragaan pelaksanaan ibadah haji sesuai dengan rukun-rukunnya.
“Untuk rukun dan teknis ibadah haji dari tahun ke tahun tidak berubah, hanya saja inovasi ataupun persiapan penyelenggaran serta fasilitas haji yang terjadi perubahan” ucapnya.
Mahyudin menjelaskan dalam kegiatan manasik haji, calon jamaah haji dilatih tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji yang akan dilaksanakan nanti di tanah suci semisalnya rukun haji, persyaratan, wajib, sunah, maupun hal-hal yang tidak boleh dilakukan selama pelaksanaan ibadah haji.
"Insya Allah bulan Juli keberangkatan bagi calon jamaah haji, berarti kurang lebih 1 bulan lagi Bapak/Ibu menunaikan ibadah haji.
Untuk itu, carilah buku-buku yang berkaitan dengan manasik sebagai pegangan sementara guna membantu dalam prosesnya nanti di tanah suci.
Sebelum menjalankan ibadah haji sebaiknya kita sudah memiliki ilmu", kata Mahyudin dalam sambutannya.
Lebih lanjut Ia mengungkapkan bahwa manasik haji merupakan rangkaian terpenting untuk diikuti, mengingat tujuannya untuk mendapatkan haji mabrur.
“Menjadi haji mabrur tidaklah mudah, karna perjalanan haji ini sangat kompleks, maka jamaah haji wajib mengikuti manasik”, tegasnya.
Laksanakanlah manasik secara maksimal, sehingga mendapatkan pengetahuan yang cukup, agar haji mabrur bisa kita raih, terangnya memberi motivasi.
Perjalanan haji yang panjang sekitar 41 hari, dan untuk perjalanan haji saja cuman 4-5 hari saja, dari 8 Dzulhijjah dan wukuf diperkirakan pada tanggal 9 Agustus.
Mahyudin juga meminta untuk calon jamaah untuk tetap menjaga kesehatan dan tetap melakukan aktivitas seperti biasa.
Setelah ini akan dilakukan di tingkat kecamatan, kemudian manasik haji tingkat Kota ini terakhir kita laksanakan pada 26 Juni mendatang.(vera/tarom)