Siak (Humas) – "Diantara kegiatan yang membuat semangat belajar siswa terjaga adalah kegiatan yang bersifat having fun namun bernilai. MAN Siak hampir setiap menjelang akhir pekan selalu mengadakan kegiatan-kegiatan yang diminati siswanya. Setelah pekan lalu mengadakan kunjungan ke Riau Pos dalam rangka untuk memotivasi siswanya belajar jurnalistik dan belajar menulis, kali ini MAN Siak mengadakan Pentas Seni (Pensi) yang diikuti oleh semua perwakilan kelas", jelas Guru pembimbing kegiatan pentas seni, Masridah, S.Pd ketika ditemui di Lapangan MAN Siak Jalan DR. Sutomo Siak Sri Indrapura.
Adapun Pentas seni yang di lombakan adalah Berbalas Pantun dan Puisi Berantai. Sebanyak belasan siswa yang mewakili kelas masing-masing. Para peserta lomba yang mengikuti kegiatan sangat menjiwai dan antusias ketika mulai menampilkan pantun ataupun puisi berantai.
Masrida juga menjelaskan bahwa kegiatan pentas seni berbalas pantun dan puisi berantai ini bertemakan kenakalan remaja.
"Kegiatan pensi merupakan salah satu cara untuk melestarikan budaya melayu, agar siswa MAN Siak mengenal dan memahami budaya melayu, maka menurutnya kegiatan ini dapat mengarahkan siswanya untuk mempelajari dan memahami budaya melayu melaui pantun", ungkap Masrida.
Adapun tujuan diadakan kegiatan pensi, Masrida menjelaskan, " Untuk mengetahui potensi siswa dalam bidang seni pantun dan puisi serta dapat memahami makna dari dari bait-bait puisi dan pantun yang diucapkan".
Berkaitan dengan tema ia menambahkan bahwa kenakalan remaja harus dipahami dan diketahui dampaknya oleh remaja itu sendiri, sehingga ketika akan melakukan perbuatan menyimpang maka para siswa mengetahui dampaknya. (gn)
*edit by novam