0 menit baca 0 %

MAN Siak Gelar Lomba Pidato Melayu

Ringkasan: Siak (Humas) - Bertempat di Aula Madrsah Aliyah Negeri (MAN) Siak, Jalan DR. Sutomo, Siak Sri Indrapura, diselenggarakan Lomba Pidato Bahasa Melayu Siak Siak dengan tema “Emak”. Acara lomba ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ibu pada tanggal 22 Desember 2014.

Siak (Humas) - Bertempat di Aula Madrsah Aliyah Negeri (MAN) Siak, Jalan DR. Sutomo, Siak Sri Indrapura, diselenggarakan Lomba Pidato Bahasa Melayu Siak Siak dengan tema “Emak”. Acara lomba ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Ibu pada tanggal 22 Desember 2014.

Tampak hadir Bupati Siak, yang diwakili Asisten III, Administrasi Umum Drs.H.Jamaludin , Kepala Dinas Pendidikan Siak, yang diwakili oleh Kabid kebudayaan, Kasi Pendis Kemenag Siak, Anggota DPRD Siak Komisi I, Kepala UPTD Siak, Kepala UPTD Mempura, dan Kepala UPTD Bungaraya,Ketua Komite MAN Siak dan para Kepala Sekolah Tingkat SMP/MTs, SMA/MA se-Kecamatan Siak, Bungaraya, dan Mempura.

Lomba Pidato berbahasa Melayu Siak Siak ini dibuka secara resmi oleh Asisten III Drs H Jamaluddin MSi. Dalam sambutannya, Asisten III sangat menyambut baik kegiatan lomba pidato berbahasa Melayu Siak ini, hal ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap Bahasa Melayu Siak yang harus kita pertahankan di era modernisasi ini, agar tetap eksis dan terpelihara penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dikatakan Jamaluddin, pemeliharan bahasa Melayu Siak ini merupakan tanggung jawab kita bersama dengan tujuan agar bahasa ini tidak hilang ditelan zaman, apalagi hal ini merupakan salah satu budaya orang Melayu Siak yang harus kita jaga sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Siak.

Sementara itu Kepala MAN Siak Dra. Maita Yunilda, dalam sambutannya mengatakan, "Untuk membangkitkan kembali penggunaan bahasa Melayu Siak agar tetap terjaga dan tetap terpelihara, baik dalam kehidupan rumah tangga, lingkungan daerah kita, maka lomba pidato dalam bahasa Melayu Siak agar menjadi spirit dan motivasi pada generasi kita yang akan dating."

Lomba ini bertujuan untuk membangkitkan kembali penggunaan Bahasa Melayu Siak dalam kehidupan Sehari-hari, karena dalam beberapa tahun terakhir ini seiring perkembangan ilmu dan tekhnologi internet serta berkembangnya peradaban baru, penggunaan bahasa Melayu Siak dalam kehidupan rumah tangga, lingkungan sudah mulai berkurang dan bercampur baur dengan bahasa lain. (gn)