Siak (Inmas) - MAN Insan Cendekia Siak menyelenggarakan Workshop Pengembangan Kompetensi Guru dan menjadi narasumber utamanya adalah Ka.Kanwil Kemenag Prov. Riau, Drs. H. Ahmad Supardi Hs, MA, didampingi oleh Kabid Penmad, Drs. H. Mahyudin, MA, Kasi Kelembagaan, Afrialsyah Lubis, M. Pd, dan Kasi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan, Ilyas, M. Ag. Kegiatan diadakan pada Hari Sabtu (26/11), di Aula MAN IC Siak dihadiri oleh para majelis guru dan pegawai tata usaha.
Pada kegiatan workshop ini, Ka.Kanwil Kemenag Riau, Drs. H. Ahmad Supardi Hs, MA, memberikan sambutan dengan memotivasi para guru agar selalu bersemangat dalam memberikan pengajaran kepada siswa/i.
"Anggaran yang dimiliki oleh Kementerian Agama sebagian besar anggaran tersebut untuk pendidikan agama dan keagamaan kalau dihitung bisa sampai 80% dari total keseluruhan anggaran selama setahun. Dana 80% itu terdiri dari gaji guru, sertifikasi guru, dana BOS, tunjangan fungsional non PNS serta BSM. Hal ini menunjukkan kepedulian pemerintah akan pentingnya pendidikan bagi kemajuan negara ini," jelas Ahmad Supardi.
Beliau pun melanjutkan bahwa tanda kemajuan suatu negara itu dilihat dari tingkat dan perkembangan pendidikannya, maka negara yang maju dapat dipastikan memiliki SDM yang berkualitas dan untuk membentuk SDM yang berkualitas membutuhkan guru yang berprestasi dan fokus pada perkembangan pendidikan anak didiknya.
"MAN Insan Cendekia merupakan program nasional yang dirancang oleh Bapak Habibie yang bertujuan untuk mencetak generasi yang unggul baik dari segi intelektual dan spiritualnya. Awalnya akan berada di bawah Mendikbud tetapi adanya penolakan karena anggaran yang besar kemudian beralih berada di bawah naungan Kemenag. Maka dari itu, kita semua wajib menjaga institusi pendidikan ini dan terus mengembangkannya dengan inovasi dan kreativitas," tegas Ahmad Supardi.
Sebagai penutup Beliau mengungkapkan harapannya," Saya berharap para guru tetap bersemangat memberikan pengajaran kepada siswa/i dengan mengembangkan inovasi terbaru agar para siswa pun tidak merasa bosan dan mampu meningkatkan kecerdasan intelektual dan spiritualnya. Bagi guru yang masih non PNS saya akan mencarikan solusinya dengan cara impasing hal ini tentunya dapat menaikan kesejahteraan guru non PNS agar tetap terus termotivasi dalam mengajar. Generasi unggulan yang tercipta dari MAN IC Siak tergantung dari keaktifan dan eksistensi para guru sekalian." (nvm/ijan)