Riau (Inmas) – Kejuaraan dan prestasi yang telah ditorehkan siswa madrasah aliyah Negeri I Pekanbaru dalan berbagai bidang studi akademis maupun kurikuler membuktikan slogan madrasah lebih baik, lebih baik madrasah pantas digaungkan hingga ke seluruh penjuru negeri.
Pada Selasa (16/01), prestasi yang digagas oleh Man I Pekanbaru dengan mengadakan kerjasama antar lembaga pendidikan internasional dibuktikan dengan hadirnya rombongan siswa madrasah dan dua orang tenaga pendidik Attarkiyah Islamiah Institute Thailand di Man I.
Kepala Bidang pendidikan Madrasah Drs H Asmuni MA mengatakan pihaknya sangata menyambut baik kedatangan tamu sekaligus pertukaran pelajat siswa ini di MAN I. Ia mengatakan siswa Attarkiyah Islamiah Institute Naratiwat Thailand membawa 14 orang siswa dan dua orang majelis guru perempuan dan satu orang guru laki2 serta Kepala Madrasah setingkat Aliyah.
Dikatakannya bahwa rombongan akan bermukim selama 10 hari di Pekanbaru dimana akan diinapkan di pemondokan asrama madrasah dan sejumlah rumah masyarakat yang telah ditunjuk oleh pihak sekolah.
Asmuni mengatakan pihak Attarkiyah Islamiah Institute Naratiwat Thailand sangat tertarik terhadap beragam suguhan yang ditampilan oleh siswa MAN I Pekanbaru. Baik itu dari sisi pengembangan keterampilan seni budaya maupun segi pengembangan seni alquran dan akademik yang di lingkungan MAN I. “Terlebih lagi prestasi MAN I pun sudah bertaraf nasional dan internasional, buktinya jebolan siswa MAN I telah banyak yang dikirim lembaga pendidikan internasional. Sebut saja Jerman, Timur tengah seperti Sudan, Maroko, Kuwait, dan Mesir”, ujarnya.
Selain itu Asmuni juga menuturkan kerjasama yang dibangun sekarang tidak berhenti sampai disini, namun terus dibangun secara berkesinambungan dalam durasi yang lebih panjang, tidak hanya pada tingkat siswa namun juga pertukaran untuk para tenaga pendidik. Pertukaran pelajar ini membuktikan kesempatan kepada siswa untuk menghargai perbedaan.“Kita sama sama melayu, kita sama sama Islam insyallah jalinan silaturrahim akan lebih tercapai guna pengembangan pengetahuan sekaligus persaudaran muslim Rahmatan Lil ‘alamiin”, tandas pejabat kelahiran
Kepala Sekolah MAN I mengungkapkan, kedepan akan ada kunjungan balasan dari MAN I Pekanbaru ke Attarkiyah Islamiah Institute Naratiwat Thailand. Keberangkatan diperkirakan pada 1 Februari mendatang selama 10 hari disana, membawa 18 orang siswa dari kelas X dan XI yang akan didampingi oleh dua orang guru pendamping, Ketua komite serta Kepala Sekolah MAN I Pekanbaru.
Sementara itu Pimpinan Attarkiyah Islamiah Institute Thailand, H Abdulllah Mutholib mengatakan melalui pertukaran pelajar bisa membangun persaudaraan antara siswa Attarkiyah Islamiah Institute Naratiwat Thailand dengan sekolah sekolah yang ada di Riau. Baik itu sekolah dasar, menengah maupun tingkat Aliyah.”Mereka adalah aset dan generasi penerus sebagai pemimpin di wilayah dan kota nya masing masing dimasa mendatang”, ujarnya dengan dialeg khas melayu thailand.
Semoga dengan kerjasama, bantu membantu dan ikhwah yang terjalin sekarang ini akan memajukan umat Islam dimanapun berada. Ia mengaku kesan pertama ke Riau tepatnya pada saat kunjungan ke UIN Suska Riau yang telah terjalin sejak lama, bahkan sejak Tahun 2010. “Ini menjadi pembuka gerbang kerja sama dengan sekolah lain di Riau, apalagi madrasah ini adalah model pendidikan formal berciri khas agama”, sebutnya.
Hal itu lanjutnya semakin memperkuat keyakinannya untuk melanjutkan kemitraan ke berbagai sekolah hingga sekolah dasar yang ada di Riau. Untuk Indonesia sendiri pihaknya mengaku juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa sekolah lain di Indonesia seperti SMA 3 Malang. Dan dalam waktu dekat direncanakan pada Tanggal 3 April 2018 mendatang, SD Asshofa Pekanbaru juga akan melakukan kunjungan sekaligus study tour ke Attarkiah Attarkiyah Islamiah Institute Naratiwat Thailand selama lima hari, tandasnya. (vera/adi)