Pekanbaru (Inmas) - Inovasi adalah hal mutlak yang harus dilakukan seiring terus lajunya perubahan dunia. Sebagai institusi pendidikan, madrasah terus melakukan inovasi mutu pembelajaran untuk beradaptasi dengan era revolusi industri 4.0. Kementerian Agama Republik Indonesia merespon hal tersebut dengan melakukan penyempurnaan pedoman implementasi kurikulum pada Madrasah dengan merevisi Keputusan Menteri Agama (KMA) 117 Tahun 2014 menjadi KMA 184 Tahun 2019.
“Peningkatan kapasitas guru secara rutin menyikapi dinamisnya perkembangan dan arus perubahan dunia global adalah kegiatan yang harus secara berkala teragendakan. KMA 184/2019 ini adalah jawaban madrasah dalam menjawab tantangan global di era digital. Kemampuan menyelenggarakan e-learning atau pembelajaran elektronik adalah salah satu tujuan lahirnya KMA 184 ”, tutur Drs. H. Asmuni, MA, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Riau saat membuka kegiatan ini pada Sabtu, 9/11/2019.
Kegiatan yang ditaja selama 2 (dua) hari ini oleh MAN 4 Pekanbaru bersama dengan Musyawarah Kerja Kepala Madrasah (MKKM) se-Kecamatan Rumbai, diikuti oleh 40 (empat puluh) orang guru dari MAN 4 Pekanbaru, MA Darul Muqomah dan MA Tahfizul Qur’an.
Kegiatan ini menghadirkan Budianto, S.Sos anggota Tim Penyusun KMA 184/2019 yang juga Wakil Kurikulum MAN Insan Cendekia Siak sebagai salah satu narasumber. Materi pelatihan terdiri dari motivasi tentang “Mengapa kita menjadi Guru?”, sosialisasi KMA 184/2019, pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) 1 (satu) lembar sesuai Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 5164 Tahun 2018, penggunaan metode Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam penyusunan soal bagi peserta didik, dan teknik evaluasi pembelajaran, jelas Oloan Harahap, MA Ketua Panitia Kegiatan In House Training Kurikulum ini.
“Update dan upgrade kompetensi guru secara berkesinambungan terus kami fasilitasi, baik di lingkup madrasah, maupun mengutus guru ke berbagai pelatihan. Hal ini untuk memastikan proses pembelajaran di madrasah berlangsung sesuai tujuan pembelajaran”, ujar Agus Salim Tanjung, MA Kepala MAN 4 Pekanbaru. (tjg)