Kampar ( Kemenag )---Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025, MAN 4 Kampar Plus Keterampilan menggelar upacara bendera yang berlangsung khidmat di Lapangan Utama madrasah, Selasa pagi (28/10/2025) pukul 07.00 WIB.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik MAN 4 Kampar, sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Nomor 36 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Peringatan Hari Sumpah Pemuda di lingkungan Kementerian Agama.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MAN 4 Kampar Plus Keterampilan Arjuniwati, S.Pd., M.Pd., dalam amanatnya menegaskan pentingnya semangat persatuan dan peran generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa.
“Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar peringatan sejarah, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan. Di era modern ini, para pemuda madrasah harus menjadi agen perubahan yang berilmu, berakhlak, dan siap menjaga persatuan Indonesia,” ujar Arjuniwati.
Tema nasional peringatan tahun ini, sebagaimana tertuang dalam SE Kemenag, adalah “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu.” Tema tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan bangsa terletak pada sinergi generasi muda yang kreatif dan kolaboratif.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan puisi bertema Sumpah Pemuda oleh dua siswi MAN 4 Kampar. Dengan penuh penghayatan, keduanya membacakan puisi berjudul “Kami Pemuda Indonesia” yang menggambarkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, dan kebanggaan sebagai generasi penerus bangsa.
Penampilan tersebut disambut tepuk tangan meriah oleh peserta upacara, menambah kesan mendalam terhadap makna perjuangan pemuda dalam sejarah bangsa Indonesia.
Kepala MAN 4 Kampar menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan jiwa nasionalisme di lingkungan madrasah.
“Kami ingin siswa tidak hanya mengenang Sumpah Pemuda, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya — bersatu, berdaya saing, dan berkontribusi positif bagi bangsa,” tambah Arjuniwati.
Kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat, diakhiri dengan sesi dokumentasi serta seruan bersama untuk menjaga semangat kebangsaan di tengah keberagaman.
(kj/fatmi)