Pekanbaru
(inmas), Anak usia sekolah merupakan sasaran intervensi kesehatan yang
strategis, karena secara kuantitasnya besar, dapat dijangkau melalui sekolah
dan menentukan kualitas pada usia produktif. Karenanya keadaan gizi dan
kesehatan anak usia sekolah harus terpantau cermat, agar anak mendapatkan porsi
gizi dan kesehatan yang mumpuni. Hal ini menjadi tanggungjawab kerja lintas
sektor, terutama instansi kesehatan dan lembaga pendidikan.
Hari Rabu
(5/2/2020) pihak Puskesmas Muara Fajar yang dipimpin drg. Willy Satria Putera
melakukan kunjungan ke MAN 4 Pekanbaru untuk melakukan advokasi kesehatan di
madrasah tersebut. Kunjungan diterima hangat oleh Bidang Kesiswaan, Endah Seftiani, S.Pd dan perwakilan Tim Penjamin Mutu Madrasah
(TPMM), Ega Anggaraini, S.Pd. I.
Setelah
melakukan diskusi pelbagai hal tentang madrasah sehat dan strategi mewujudkan Perilaku
Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi segenap civitas akademika MAN 4 Pekanbaru,
terjadilah kesepahaman untuk melakukan kerjasama dalam memonitor perkembangan
kesehatan siswa. Kesepahaman ini nanti akan dilakukan dalam bentuk Perjanjian
Kerjasama.
Kesepahaman tersebut meliputi
5 (lima) hal, yakni (1) Pembinaan kesehatan tentang kesehatan produksi,
narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (Napza), infeksi menular seksual
(IMS), HIV dan AIDS serta kesehatan gigi dan mulut (kesgimul), (2) Sosialisasi Pelayanan
Kesehatan Peduli Remaja (PKPR), (3) Melaksanakan skrining (penjaringan)
kesehatan termasuk kesehatan gigi dan mulut terhadap siswa baru, (4)
Melaksanakan pemeriksaan kesehatan berkala, termasuk kesehatan gigi dan mulut
terhadap siswa selain siswa baru, dan (5) Pemberian bantuan obat-obatan untuk
pertolongan pertama di ruang UKS .(Zhendri)