Kampar ( Kemenag )--- Suasana meriah bak Pemilihan Umum Nasional menyelimuti lingkungan MAN 3 Kampar pada Jumat (12/12/2025). Seluruh siswa larut dalam gegap gempita pesta demokrasi Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) Masa Bakti 2026.
Sejak pagi, halaman dan ruang kelas berubah menjadi arena pemilu mini. Atribut pendukung seperti daftar hadir, bilik suara, surat suara, petugas KPPS siswa, hingga tinta tanda memilih tersusun rapi dan lengkap—menjadikan pemilihan ini benar-benar mirip dengan proses demokrasi tingkat nasional.
Pembina OSIM MAN 3 Kampar, Jali, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi merupakan pembelajaran demokrasi yang nyata bagi seluruh siswa.
“Pemilihan OSIM bukan hanya soal memilih ketua, tetapi bagaimana siswa memahami nilai demokrasi, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Mereka belajar mengambil keputusan, menyampaikan aspirasi, serta memilih pemimpin yang tepat secara LUBER,” ujar Jali.
Setelah melalui tahap penyampaian visi–misi dan debat kandidat seminggu sebelumnya, dua Pasangan Calon (Paslon) resmi melaju ke pemilihan akhir, yaitu:
Paslon 1 Ketua: Misbahani Masrurah, Wakil: Dika Pratama
Paslon 2 Ketua: Ayla Salsabila Rasyidin, Wakil: M. Iqbal
Kedua paslon tampil percaya diri, membawa visi, misi, dan program unggulan yang mereka yakini mampu membawa OSIM lebih aktif, kreatif, dan berdaya saing di masa mendatang.
Usai seluruh siswa memberikan hak pilihnya, proses penghitungan suara dilakukan secara terbuka di hadapan para saksi dari masing-masing paslon. Setiap lembar surat suara yang dibacakan memunculkan riuh rendah, teriakan, dan tepuk tangan.
Hingga akhirnya, panitia mengumumkan hasil akhir dengan sorak sorai meriah.
Paslon 1 dinyatakan menang telak dan resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIM MAN 3 Kampar Masa Bakti 2026.
Misbahani Masrurah dan Dika Pratama langsung mendapat ucapan selamat dari guru dan sesama siswa. Pendukung mereka pun menyambut kemenangan itu dengan penuh antusias dan rasa haru.
Melalui kemenangan ini, kedua pemimpin muda tersebut diharapkan mampu menjalankan amanah siswa, menghadirkan inovasi baru, serta menjadi teladan dalam disiplin, sikap, dan prestasi.
Pesta demokrasi di MAN 3 Kampar tahun ini bukan hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam tentang arti kebersamaan, sportivitas, dan kedewasaan dalam berdemokrasi.
Fatmi