Pekanbaru (Kemenag) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru melaksanakan rapat koordinasi strategis dalam rangka peningkatan mutu pendidikan menuju Madrasah Unggul dan Mendunia, bertempat di ruang rapat utama madrasah Ruang 312 Kampus Pelita, Kamis (2/12/2025). Pertemuan ini diikuti oleh Kepala Madrasah, Wakil Kepala, tim Bimbingan Konseling (BK), serta penanggung jawab program Cambridge.
Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Bidang Mutu Alif Melky Ramdani membuka rapat dengan bacaan Al_Fatihah. Kemudian rapat dimulai dengan sambutan oleh kepala madrasah dengan penekanan kekuatan dari program Cambridge yakni harus saling berkolaborasi terutama bersa tim BK yang lebih banyak tahu terkait jalur masuk PTN dan PTLN.
Kepala MAN 1 Pekanbaru Norerlinda, M.Pd juga menegaskan kolaborasi juga harus bersama seluruh unsur madrasah dalam menghadirkan pendidikan berstandar internasional.
“Madrasah harus menjadi pusat keunggulan. Program Cambridge bukan hanya label internasional, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran dan lulusan kita,” ungkapnya dalam sambutan pembuka.
Penanggung jawab Program Cambridge Zaujar Helmi, memaparkan progres penerapan kurikulum serta strategi pengembangan kompetensi guru bersertifikasi Cambridge International. Pembahasan mencakup Peningkatan kualitas pembelajaran berbasis critical thinking dan problem solving, Peningkatan kemampuan bahasa Inggris siswa melalui program intensif bersaama lembaga professional serta peningkatan kompetensi guru yang mengajar di kelas Cambridge.
“Fokus kita adalah memastikan siswa siap bersaing di tingkat global, dengan tetap mempertahankan karakter dan nilai-nilai madrasah,” ujarnya.
Tim BK melalui Koordinator Yogi Nurfa Parmitasari, turut memaparkan strategi pendampingan siswa selama penerapan program internasional. Hal ini mencakup layanan konseling belajar, adaptasi kurikulum, hingga penguatan mental dan motivasi siswa.
BK menegaskan bahwa program unggulan membutuhkan dukungan psikologis dan pemantauan intensif agar perkembangan siswa tetap sesuai harapan. Rapat menghasilkan beberapa kesepakatan penting, antara lain Pembentukan tim integrasi kurikulum nasional dan Cambridge, Penjadwalan pelatihan guru tahap berikutnya, Penguatan koordinasi antara pimpinan, BK, dan departemen akademik dan Evaluasi berkala mutu pembelajaran dan pencapaian siswa
Pimpinan madrasah berharap langkah ini menjadi motivasi bersama dalam mewujudkan visi MAN 1 Pekanbaru sebagai madrasah unggulan dengan standar global. “Kita ingin mencetak generasi yang kompeten, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat internasional tanpa meninggalkan jati diri keislaman,” tutup kepala madrasah. (Humas MAN 1)