Kuansing(inmas)-MAN 1 Kuantan Singingi terus berupaya meningkatkan sarana belajar siswa camp. Salah satu diantaranya penambahan jumlah camp Inggris.Tahun ajaran 2019/2020 MAN 1 Kuantan Singingi sudah memiliki lima unit camp Inggris.Satu unit sudah hak milik sedangkan empat unit masih menyewa berlokasi di desa Beringin Teluk Kuantan.
Demikian diungkapkan Kepala MAN 1 Kuantan Singingi Rini Susanti S. Pd MM kemarin diruang kerjanya. Tujuan penambahan ini dimaksudkan untuk menunjang kegiatan belajar siswa di camp Inggris. Diantaranya agar siswa lebih nyaman dengan ruangan yang lebih luas dan lapang serta menempatkan pembimbing di lima camp Inggris tersebut.
Fitri Kanza pembimbing camp Mengatakan kegiatan setiap malam belajar di camp masing masing, lebih memprioritaskan speaking, mulai dari conversation, story telling, sampai ke choral speaking, karena target yang ingin dicapai adalah anak bisa speak English fluently. "Kemudian ba'da subuh, semua anak anak wajib setor vocab baru minimal 10 vocabularies. kerja sama dg ICC sejauh ini memang sudah membuahkan hasil, karena ICC mempunyai cara dan trik yang sangat bagus untuk bisa mengembangkan kemampuan speaking siswa Kampung Inggris MAN 1 Kuansing",ujarnya.
Sedangkan pembimbing yang lain Talitha mengatakan, anak anak belajar dengan tenang ."Kita terus juga bermain games untuk hafalan kosa kata. Untuk materi speaking, anak anak selalu diberikan kesempatan latihan membuat percakapan tentang materi yang di pelajari hari itu, jadi mereka langsung praktik, agar mudah diingat. Selama mengajar anak anak juga sangat aktif", ujar Talitha .
Menurutnya, kerjasama ICC dengan MAN 1 Kuansing itu sangat baik. Karena kampung Inggris meningkat dalam kurun waktu yang tidak sampai sebulan ICC sudah bisa menciptakan generasi kampung Inggris yang bisa berbahasa Inggris."Pengajar ICC yang berjiwa muda,tegas,sopan dan bijaksana dalam mendukung program kampung Inggris yang juga berada di bawah bimbingan Ibu Kepala Madrasah dan ICC," ungkap Miss Deni.
Kegiatan di camp dimulai dari bangun pagi jam 4.00 WIB, kemudian persiapan salat subuh ke masjid. Setelah pulang dari masjid ada pembelajaran expression sampai jam 6 pagi. Kemudian dilanjut dengan KBM di sekolah. Malamnya setelah Isya, ada lagi pembelajaran bahasa Inggris selama 45 menit."Kerjasama MAN 1 dengan ICC berjalan lancar . Pembelajaran yang disajikan dapat dipahami dengan baik oleh anak-anak ",ujar pembimbing yang Miss Zizi.
Pembimbing camp putra Adi mengatakan, mendapat kesempatan bekerja di MAN 1 Kuansing di dalam program kampung Inggris adalah sebuah pengalaman yang menyenangkan .Kerjasama antara ICC dan MAN 1 Kuansing juga memberi satu warna dalam perjalanan program ini ," banyak pelajaran yang bisa saya petik dan pembenahan diri yang bisa meningkatkan kualitas diri saya. Teman teman sesama pengajar ICC juga mempunyai karakter dan kualitas yang bisa membuat saya belajar lebih jauh dengan bekerja bersama mereka", ujar Adi.(AD/RD)