0 menit baca 0 %

MAN 1 Dumai Tunjukkan Empati, Salurkan Bantuan Uang Tunai untuk Korban Bencana Tiga Provinsi

Ringkasan: Dumai (Kemenag) - Keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Dumai kembali menunjukkan kepeduliannya yang mendalam terhadap bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Sumatera. Melalui inisiatif spontan, seluruh Guru, Staff, dan siswa madrasah, secara kolektif menggalang dana dalam bentuk uang...

Dumai (Kemenag) - Keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Dumai kembali menunjukkan kepeduliannya yang mendalam terhadap bencana alam yang melanda beberapa wilayah di Sumatera. Melalui inisiatif spontan, seluruh Guru, Staff, dan siswa madrasah, secara kolektif menggalang dana dalam bentuk uang tunai yang ditujukan khusus untuk membantu korban di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Aksi solidaritas ini merupakan respons cepat dari komunitas akademik MAN 1 Kota Dumai, mencerminkan komitmen madrasah dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di luar kegiatan belajar mengajar rutin.

Penggalangan dana dilaksanakan selama beberapa hari di lingkungan Madrasah. Para siswa menyambut inisiatif ini dengan antusias, dengan sukarela menyisihkan uang jajan mereka, Dan didampingi oleh partisipasi penuh dari Dewan Guru dan Staff Administrasi. Plt. Kepala MAN 1 Kota Dumai Agustian menyatakan “bahwa gerakan ini adalah manifestasi konkret dari pendidikan karakter yang dianut madrasah. Kami merasa terpanggil untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Bantuan ini adalah wujud nyata dari nilai-nilai kepedulian dan empati yang selalu kami tanamkan di MAN 1 Kota Dumai.”

Total donasi yang terkumpul, hampir mencapai Rp. 4.000.000, menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan rasa empati yang kuat di kalangan komunitas MAN 1 Kota Dumai. Bantuan disalurkan dalam bentuk uang tunai, bukan barang, dengan pertimbangan utama untuk memberikan fleksibilitas maksimal kepada para korban bencana. Bantuan uang tunai dianggap lebih praktis dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak yang bervariasi, seperti pembelian makanan spesifik, obat-obatan, atau bahan bakar, yang mungkin tidak tersedia dalam paket bantuan standar. Dana yang terkumpul ini kemudian diserahkan melalui Kantor Kementerian Kota Dumai, untuk memastikan proses distribusi berjalan efisien dan transparan hingga menjangkau korban di tiga provinsi tersebut.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya sebatas bantuan materi, tetapi juga memberikan pelajaran berharga bagi para siswa. Aksi penggalangan dana ini berfungsi sebagai sarana edukasi praktis tentang tanggung jawab sosial, kebersamaan, dan pentingnya berbagi di tengah musibah. Diharapkan, kepedulian yang ditunjukkan oleh MAN 1 Kota Dumai ini dapat menjadi inspirasi bagi institusi pendidikan lain di Kota Dumai untuk turut serta dalam membantu meringankan beban saudara sebangsa yang tertimpa musibah di Aceh, Sumut, dan Sumbar. (Ena/Arief)