0 menit baca 0 %

Maling berkeliaran mengincar anak-anak kita

Ringkasan: Rokan Hilir (inmas) 'Allimuu Aulaadakum Fa Innahum Makhluuquuna Fii Ghairi Zamaanikum, Didiklah anak-anakmu, karena mereka akan hidup pada masa yang berbeda dengan masamu. Itulah sepotong mauidhatul hasanah Nasuha, Humas Kemenag Rokan Hilir saat menyampaikan kata sambutan mewakili Kepala Kankemenag...

Rokan Hilir (inmas) – 'Allimuu Aulaadakum Fa Innahum Makhluuquuna Fii Ghairi Zamaanikum, “Didiklah anak-anakmu, karena mereka akan hidup pada masa yang berbeda dengan masamu.” Itulah sepotong mauidhatul hasanah Nasuha, Humas Kemenag Rokan Hilir saat menyampaikan kata sambutan mewakili Kepala Kankemenag Rokan Hilir diacara wisuda santriwan/wati RA Arsyadussalam, Babussalam Kec. Pujud, Sabtu (20/5).

Mengapa hal ini disampaikan, “karena zaman sekarang ini sudah banyak pencuri, sudah banyak maling. Maling aqidah, maling akhlak, maling moral, maling narkoba, dll,” ungkapnya.

Lanjut Nasuha, maka dari itu mulai dari usia dini kita pagari mereka dengan benteng ilmu agama dan iman.

“mudah-mudahan anak-anak kita akan mampu menghadapi tantangan zaman dan selamat dunia sampai akhirat,” harapa ustadz yang akrab dipanggil Taubat Nasuha ini.

“saya bengga dengan santri-santri RA telah diwisuda. Umur 4 tahun sudah lancar membaca, menghapal doa-doa harian, kosa kata Bahasa Arab. Sedangkan saya baru bisa membaca kelas 2 SD,” pungkasnya.

Acara dihadiri Ketua YPP Arsyadussalam Surya Subekti, SE, Datuk Penghulu Babussalam Tugiran, para khalifah, Kepaal SD Negeri, Kepala RA beserta majelis guru, para orang tua wali santri dan para undangan lainnya.

Kepala RA Arsyadussalam Arnila Wirdayanti, S.Km dalam sambutannya mengatakan dengan suara sendu, ucapan terima kasih kepada orang tua wali santri yang telah menitipkan putra-putrinya di RA ini. Saat ini sudah waktunya kami kembalikan kepa orang tua kembali. Dan air matapun menetes tak dapat dibendung lagi.

“Ibu sayang kalian, ibu mencintai kalian, ibu mungkin tidak akan melihat wajaha ceria kalian di pagi hari, senyum tulus, tangis anak-anakku,” ujar Arnila sembari menghela air matanya.

Dipihak lain, Ketua YPP Arsyadussalam, Surya Subekti, sangat berterima kasih kepada pendiri yayasan ini, ayahanda H. KH. Arsyad. Beliaulah yang palinga berjasa, kami sebagai yang muda hanya meneruskan apa yang sudah diperjuangkan.

“mudah-mudahan menjadi amal jariyah yang kelak bermanfaat di akhirat...amin yaa Rabbal Alamin,” pungkasnya.

Sejumlah 20 santi yang mengikuti wisudaa perdana ini. Prosesi wisuda dimulai dengan memanggil satu persatu nama wisudawan/wati, tak ketinggalan cita-cita mereka yang sudah dicatan saat wawancara. (And)