0 menit baca 0 %

Malam Ta'ruf dan Pelantikan Dewan Hakim MTQ ke 36 Provinsi Riau Tahun 2017 di Kota Dumai

Ringkasan: Dumai (Inmas)- Malam Ta'ruf dan Pelantikan Dewan Hakim MTQ ke 36 Provinsi Riau Tahun 2017 di Bukit Gelanggang Kota Dumai berlangsung meriah diwarnai dengan penampilan qasidah dan seni lainnya. Hadir dalam acara malam ta'ruf dan pelantikan Gubernur Riau diwakili Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Dirjen Bi...

Dumai (Inmas)- Malam Ta'ruf dan Pelantikan Dewan Hakim MTQ ke 36 Provinsi Riau Tahun 2017 di Bukit Gelanggang Kota Dumai berlangsung meriah diwarnai dengan penampilan qasidah dan seni lainnya.

Hadir dalam acara malam ta'ruf dan pelantikan Gubernur Riau diwakili Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, Dirjen Bimas Islam Kemenag RI Prof Dr Muhammadiyah Amin, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, Walikota Dumai Zulkifli, ketua Umum LPTQ Riau, unsur muspida, Bupati/ Walikota, Kakankemenag kabupaten/ kota, seluruh Dewan Hakim dan Kafilah Kabupaten/ Kota, dan undangan.

Ahmad Hijazi, usai melantik Dewan Hakim MTQ Riau ke 36 tahun 2017 mengatakan, dari baiat dan naskah pelantikan ia berharap dewan hakim dan perangkatnya dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, sesuai kemampuan masing- masing.

"Semakin baik perhakiman yang dilakukan semakin mendorong kualitas MTQ. Jadi harus bebas dari pengaruh- pengaruh independen dan sebagainya," harapnya.

Walikota Dumai Zulkifli, sebagai tuan rumah berharap bisa melaksanakan MTQ dengan baik dan sukses. Dan kepada Dewan Hakim untuk menjalankan secara profesional.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Riau Drs H Ahmad Supardi MA, mengungkapkan, Hadist Rasul yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Hakim ada 3, 1 orang di surga dan 2 orang di neraka. Yang di surga adalah hakim yang mengetahui kebenaran lalu berhukum dengan kebenaran tersebut, seorang laki- laki yang mengetahui kebenaran lalu berlaku zalim dalam bermukum maka ia berada di Neraka, dan orang yang memberikan keputusan untuk manusia diatas kebodohan maka ia berada di Neraka.

"Hadist ini menuntut menjadi hakim yang amanah, profesional, arif lagi bijaksana supaya hasil keputusan yang diperoleh adalah kebenaran. Dikaitkan dengan MTQ sangat relevan," jelasnya. (mus)







<!--Clip_XXXX_171209_230451_200-->