Jepara (Inmas) - Kamis (30/11) pukul 21.25 WIB, bertempat di Pendopo Rumah dinas Bupati Jepara Ahmad Marzuki berlangsung acara Malam Ta'aruf MQK ke VI Tahun 2017 yang dihadiri oleh sejumlah Pejabat Forkopimda, Kakanwil, dan pejabat eselon III dan IV mewakili masing masing provinsi. Tak terkecuali Kakanwil Kemenag Riau yang diwakili Kepala Bidang Pakis Drs H Fairus MA didampingi Kasi Pd Pontren DR Muhammad Fakhri MA dan Drs H Jasri Kasi Sistem Informasi, turut hadir pada kesempatan itu.
Pelaksanaan malam ta'aruf diawali dengan pengukuhan sumpah dewan hakim setiap cabang dalam melaksanakan tugas sesuai amanat.
Diawal sambutan, Bupati menyapa seluruh tamu undangan dengan khas dialeg jawa yang kental. Ia menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Jepara kepada seluruh perwakilan kontingen atas kehadirannya pada acara amalam ta'aruf.
Jepara satu satunya kabupaten yang memiliki sumber daya alam yang komplit baik itu potensi wisata yang komplit. Yang memiliki pantai lautan dan kepulauan yang ada di provinsi jawa tengah, ungkap Ahmad Marzuki mempromosikan daerahnya.
Selain itu dipilihnya jepara menjadi tuan rumah MQK ke VI Tahun 2017 tidak terlepas dari peran serta seluruh masyarakat Jepara. Untuk itu atas nama pribadi maupun forkopimda, pimpinan pd psantren dan atas nama seluruh masyarakat Jepara menyampaikan ahlan wa sahlaj dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tamu undangan yang hadir.
Kendati ditengah guyuran hujan deras, semoga MQK ini benar benar ditumpahkan rahmat yang banyak oleh Allah Swt, sehingga dengan MQK rakyat Indonesia, khususnya Jepara akan menjadi maju dan berakhlak mulia, harapnya,
Terakhir Bupati menitipkan kepada para alim ulama dan seluruh pejabat khususnya Kementerian Agama, untuk mengenang hal positif saja selama berada di Jepara. Ia berharap kunjungan saudara dari berbagai penjuru Indonesia dapat menambah kemakmuran rakyat Jepara khususnya.
Sementara itu Direktur PD Pontren Ditjen Pendis Kemenag RI Ahmad Zayadi menghimbau seluruh elemen dan unsur terkait untuk terus melakukan inovasi dan upaya melembagakan tradisi agung yang ada di Pondok Pesantren. Dimana menurut catatan selama ini mengalami banyak penurunan, degradasi. Oleh karenanya MQK yang dilakukan di bagian terpenting, dalam instrumen sengaja di desain dalam rangka melakukan revitalisasi pondok pesantren kita ini, ungkapnya.
Tak lupa Ahmad Zayadi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesediaan Jepara menjadi tuan rumah dan mempersiapkan helatan akbar ini. Kegiatan MQK yang sudah disiapkan sejak enam bulan itu sangat diharapkan dapat menjadi rahmat bagi semua wilayah Indonesia khususnya Jepara sebagai pelaksana tuan rumah untuk tahun ini, semoga menjadi rahmat bagi kita semua sekaligus wasilah bagi kepentingan umat kedepan, tutupnya.
Tampak hadir pada kesempatan itu, Prof Dr Said Aqil Munawwar MA dan para pemimpin Pondok pesantren se-Jawa Tengah.(vera)