Muara Jambi ( Inmas) – Helatan Perkemahan santri nasional masih berlangsung hingga hari kelima (Minggu 28/10) di Bumi Perkemanahan Abdurrahman Sayoeti Musa Sungai Gelam Muara Jambi. Tidak hanya bagi Riau, Provinsi lain pun berupaya menampilkan yang terbaik dalam setiap kegiatan yang ditaja panitia pelaksana.
Dikatakan perwakilan Kwarda Riau Fitriatun Annisa S Si kepada Tim Inmas Kanwil Kemenag Riau, bahwa setiap malam digelar brieving antar bindam yang berjumlah sebanyak 33 orang. “Kami membahas berbagai keluhan dan masukan tentang kegiatan selama disini, sekaligus evaluasi penampilan untuk lebih baik lagi”, ucapnya.
“Kami menyayangkan sekali untuk kegiatan pentas seni yang harusnya bisa selesai hingga jam 22.00 WIB sesuai dengan yang ada dijadwal, tapi  malah masih berlangsung hingga pukul 23.00 keatas, dengan musik yang terus menggema, sementara anak anak juga ingin melaksanakan sholat tahajjud, dan beristirahat”, ungkap perempuan yang akrab disapa Atun ini.
“Tambah lagi, tidak ada pemisahan atau pembatas (hijab) antara yang akhwat dan ikhwan saat pentas seni berlangsung, semua bercampur baur layaknya kegiatan pramuka seumumnya siswa umum, ini kan pramuka santri yang punya khas menjaga tata krama hubungan dengan lawan jenis”, tekannya lagi. “Hal ini sangat disayangkan sekali oleh para bindam bindam selama disini”, terangnya.
Selain itu, Ia juga menyinggung terkait masalah MCK. "Seharian kemaren tepatnya Hari Jum'at sejak pagi kami kesulitan air, anak anak tidak bisa mandi dan berwudhu hingga malam harinya, ini akan membuat santri tidak nyaman dan maksimal dalam melaksanakan kegiatan. Sebagai pimpingan kontingen selama berada di perkemahan, Ia sangat berharap kedepan, hal ini menjadi perhatian khusus dari panitia pelaksana PP|SN yang akan menjadi tuan rumah di tahun tahun mendatang.
Pada kesempatan yang sama Fuad yang juga perwakilan dari kwarda Riau mengatakan malam ini santri Riau akan menampilkan drama Islami yang bertemakan perjuangan santri dalam merebut kembali kemerdekaan Indonesia serta kegiatan Ijazah Kitab Kuning berzanji yang dipusatkan di lokasi panagan utama. Drama  ini  akan dimainkan oleh santri PP Al Ihsan Boarding School Kubang. Sebelumnya untuk festival film pendek yang dimainkan oleh santri Riau juga telah memukau penonton.“Hanya saja di PPSN V ini banyak kegiatan yang tidak masuk dalam penilaian tim juri”, kata Fuad.
Masih kata Fuad, untuk festival lainnya seperti pionering nusantara, kuliner nusantara Riau sudah tampil memuaskan di hari pertama. “Nanti malam, ba’da Isya sekitar pukul 20.00 Riau bakal tampil dalam festival fim pendek, semoga saja santri bisa menampilkan festival drama Islami semaksimal mungkin.
 “Untuk personil drama ini ada sebanyak lebih kurang 9 orang, Ahmad Fikri sebagai pemeran utama (ustadz Firman) dalam drama ini juga berasal dari PP IBS . Adapun yang didaulat sebagai Kyai Sukeng santri kelas VI bernama Satrio mengaku sudah mempersiapkan latihan dengan matang  jelang PPSN digelar.(vera)