0 menit baca 0 %

Maksimalkan Layanan Konsumsi CJH, Kemenag Riau Gelar Rakor Pengadaan Konsumsi

Ringkasan: Riau (Inmas) Kanwil Kemenag Riau kini mematangkan berbagai persiapan untuk proses kontrak lelang panitia penyedia konsumsi bagi 5.325 Calon Jamaah Haji (CJH) Riau yang bakal menunaikan rukun Islam ke lima ke Baitullah Mekkah tahun 2019.Untuk itu melalui Bidang PHU Kanwil Kemenag Riau menyelenggaraka...

Riau (Inmas) – Kanwil Kemenag Riau kini mematangkan berbagai persiapan untuk proses kontrak lelang panitia penyedia konsumsi bagi 5.325 Calon Jamaah Haji (CJH) Riau yang bakal menunaikan rukun Islam ke lima ke Baitullah Mekkah tahun 2019.

Untuk itu melalui Bidang PHU Kanwil Kemenag Riau menyelenggarakan Rapat Koordinasi Persiapan Teknis terkait Pengadaan Konsumsi CJH dengan Pihak Aerofood.

Kepala Bidang PHU mengungkapkan setelah penambahan 10 ribu kuota tambahan jamaah haji, Riau akan memberangkatkan 5325 jamaah haji ditambah dengan 34 petugas sehingga total keseluruhan sebanyak 5359 calon jamaah haji.

Berkaitan dengan pengadaan catering, pihaknya mengaku telah melakukan berbagai proses sesuai regulasi yang ada.

Menurutnya, Setelah membuka pengumuman penawaran dalam pengadaan konsumsi CJH itu namun gagal, maka pihaknya mengaku membuka tahap II sesuai dengan aturan. 

Pada tahap ke II ini ada masuk penawaran dari PT Aerofood dan berakhir menjelang pengumuman tidak memenuhi syarat sehingga kembali gagal dan melakukan pembatalan. 

Namun karena tender tersebut masih gagal hingga dua kali tahapan dalam pengadaan katanya, maka Kemenag Riau memastikan mengambil langkah lain. Dengan melakukan penunjukan atau pengadaan dan penunjukan langsung panitia pengelola konsumsi CJH tersebut.

Konsumsi yang dibahas ini sudah termasuk 295 jamaah haji yang masuk dalam kuota tambahan, sebutnya.

Erizon mengungkapkan proses lelang penyediaan layanan konsumsi ini telah berjalan dalam beberapa tahapan mulai dari pemberitahuan, penawaran, kapasitas, negosiasi, hingga penandatanganan kontrak.

Sebelumnya Kepala Kanwil Kemenag Riau H Mahyudin memaparkan pelayanan ibadah haji merupakan tugas yang berat harus dipikul bersama. Mulai fase keberangkatan hingga fase pemulangan.

"Kegiatan ini sebuah amanat yang diberikan sebagai panitia di Embarkasi Haji Antara Riau sekaligus sebagai titik awal dimulainya operasional embarkasi Haji Antara setelah terbentuknya susunan kepanitiaan PPIH 1440 Hijriah,

"Semoga kedepannya menjadi Embarkasi penuh seperti yang diharapkan masyarakat Riau selama ini" katanya.(vera/mega)