0 menit baca 0 %

Mahyudin Tekankan Siswa dan Santri Harus Punya Talenta Jurnalistik

Ringkasan: Riau (Inmas)- Di zaman global dan serba teknologi saat ini, siswa siswi madrasah dan pondok pesantren dituntut punya talenta di bidang jurnalistik, baik menulis, broadcasting, fotografer dan videografer untuk menguasai semua bidang pekerjaan.Hal tersebut ditegaskan Kabag TU Kanwil Kemenag Riau, Drs...

Riau (Inmas)- Di zaman global dan serba teknologi saat ini, siswa siswi madrasah dan pondok pesantren dituntut punya talenta di bidang jurnalistik, baik menulis, broadcasting, fotografer dan videografer untuk menguasai semua bidang pekerjaan.

Hal tersebut ditegaskan Kabag TU Kanwil Kemenag Riau, Drs H Mahyudin MA, didampingi Kasubbag Inmas, Dedi Syahrul S Kom M SI, usai membuka Roadshow Jurnalistik Inmas Kanwil Kemenag Riau Tahun 2018 di Aula MAN 2 Pekanbaru, Senin (29/1/2018).

Mahyudin mengatakan, peran Jurnalistik saat ini sangat penting dalam rangka menginformasikan program- program dan capaian sebuah instansi, termasuk madrasah. Apalagi saat ini, informasi bisa diakses secara luas, bahkwan skala internasional melalui fasilitas internet yang ada.

“Kita ingin anak- anak kita punya talenta dibidang Jurnalistik, baik menulis, berbicara didepan umum, foto maupun video. Dengan kemampuan ini, kita bisa go internasional, apalagi saa ini madrasah punya segudang prestasi dan program yang bisa kita jual di masyarakat,” ucapnya berharap agar pelatihan jurnalistik ini dapat melahirkan siswa siswi yang handal dibidangnya.

Kepala MAN 2 Model Pekanbaru Norer Linda M Pd mengatakan, MAN 2 Pekanbaru sebenarnya mempunyai fasilitas yang cukup untuk aktivitas jurnalistik, seperti berita, foto, dan video. Namun SDM untuk mengelola hal tersebut masih sangat terbatas. Sehingga perlu pelatihan dan pembinaan terkait jurnalistik di madrasah.

“Dengan kegiatan ini kita berharap agar siswa siswi kita nantinya bisa menggunakan fasilitas yang ada untuk mengumpulkan, mengola dan menyebarkan informasi. Dengan demikian, segala bentuk yang berkaitan dengan jurnalistik, bisa dikelolah oleh anak- anak kita,” harapnya.

Sementara itu, guru pendamping Roadshow Jurnalistik Wirda Hayati menyebutkan, Roadshow Jurnalistik yang diadakan oleh Inmas Kemenag Riau tersebut, diikuti oleh 70 peserta yang terdiri dari siswa siswi MAN 2 Pekanbaru dan utusan KKM Pekanbaru dari Pondok Pesantren Al Kautsar, Pondok Al Munawwarah, Al Ikhwan dan Pesantren Teknologi Riau.

“Sebenarnya pelatihan seperti ini telah lama kita inginkan, tapi baru teralisasi hari ini. Kami berharap, ilmu yang didapatkan oleh anak- anak hari ini tidak berhenti sampai disini, tetapi dapat mereka kembangkan dengan mengelola media yang ada di sekolah,” harapnya.

Ditempat terpisah, Kasubbag Inmas yang juga merupakan ketua Tim Roadshow Jurnalistik Kemenag Riau, Dedi Sahrul S Kom M SI mengatakan, kegiatan Roadshow yang dilakukan ke madrasah dan pondok pesantren dalam rangka menumbuhkembangkan minat siswa dalam hal jurnalistik. Sehingga saat tamat sekolah para siswa telah memiliki skill sendiri.

“Ini kali ke 8 yang kita adakan di madrasah dan pondok pesantren, dan ini akan jadi salah satu program prioritas Inmas, dengan harapan dari sini akan lahir generasi- generasi yang menguasai bidang jurnalistik, baik menulis, berbicara, video maupun foto,” ujarnya. (mus/ver/ady/eka/faj/anfo)