Pekanbaru (Humas) - "Dirgahayu Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI ) ke 68 dan Hari Guru Nasional ( HGN)," ungkapan pembuka Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau Drs.H.Mahyudin MA, ketika memasuki Kampus MAN 1 Pekanbaru senin (25/11).
Drs. H.Mahyudin, MA selaku Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Riau bertindak sebagai pembina upacara pada peringatan HUT PGRI ke 68 yang berlangsung meriah, dihadiri oleh Kepala MAN 1 Pekanbaru Hj.Hayatirruh M.Ed, majelis guru dan siswa siswi MAN 1 Pekanbaru.
Kabid Pendidikan Madrasah dalam Arahannya bercerita bahwa ketika Tentara sekutu membom Hiroshima dan Nagasaki di Jepang, ketika Ribuan orang meninggal dan bangunan berantakan, maka pertanyaan yang muncul dari Kaisar Jepang adalah berapa orang guru yang masih hidup, ini menandakan bahwa bangsa jepang sangat menghargai guru, karna menurut mereka ditangan gurulah bangsa Jepang akan maju dan itu terbukti saat ini Jepang sangat maju.
"Peran guru sangat penting bagi kemajuan suatu bangsa karena ditangan guru lahirlah calon pemimpin bangsa. Maka dari itu, marilah kita bimbing dan bina siswa siswi kita ini," arahan beliau.
Kepada siswa, Drs. H.Mahyudin, MA berharap supaya selalu menghargai guru, karna orang yang sukses hari ini adalah yang menghargai jasa gurunya. Diakhir arahannya beliau katakan mari jadikan HUT PGRI sebagai wahana memotivasi diri untuk lebih baik di masa yang akan datang. (mans/nvm)