Riau (Inmas) - "3 Prinsip dalam pengelolaan Pondok Pesantren diantaranya adalah mempunyai perencanaan yang baik, pelaksanaan pondok pesantren harus berjalan bersama-sama dan dilaksanakan dengan baik, serta perlu ada evaluasi terhadap apa yang sudah dilaksanakan". demikian disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Drs. H. Mahyudin, MA pada pembukaan Kegiatan Rapat Koordinasi Penyusunan Informasi Profil Pondok Pesantren Kesetaraan yang di taja Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam. Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Pesona Pekanbaru dibuka pada Senin (18/3/19).
Selain itu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau berharap dalam Rapat koordinasi penyusunan profil pondok pesantren terkait dengan kesetaraan ini akan mendapatkan profil yang terbaik karena pada kesempatan ini para pimpinan pondok pesantren dapat memberikan masukan/ informassi yang sebaik-baiknya dan akurat sehingga akan mendapatkan data yang baik. Dengan data yang akurat bisa dimanfaatkan terutama untuk penyusunan anggaran tahun kedepannya.
Ketika ditanya kepada Panitia Kegiatan H. Jasri mengatakan kegiatan ini bertujuan rangka peningkatan eksistensi Pondok Pesantren khususnya Pondok Pesantren kesetaraan se-Provinsi Riau. Jika Pondok Pesantren itu memiliki profil yang bagus dan sempurna hal ini akan dapat dijual kepada public, sehingga masyarakat akan menilai dari segi positifnya, terhindar dari segi negative dan pemahaman-pamahaman agama yang sempit, dengan demikian Pondok Pesantren akan disenangi anak-anak untuk menuntut ilmu sehingga dengan harapan akan lahir ustad/zah yang paham agama, santun dan berbudaya. Peserta Yang mengikuti  kegiatan ini berjumlah 50 orang berasal dari Pondok pesantren kesetaraan se- Prov Riau.
kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini di taja oleh Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau. (ana/tarm)