0 menit baca 0 %

Mahasiswa Magang (PKL) di Kanwil Kemenag Riau, Apa Kata Mereka?

Ringkasan: Riau (Inmas)- Rutinnya Mahasiswa dan siswa yang melakukan praktek magang sebelum  menyelesaikan studi, harusnya sudah menjadi perhatian serius berbagai pihak terakit. Keseringan dahulunya yang terjadi anak magang sebatas untuk membuat kopi atau urusan foto copy berkas berkas.

Riau (Inmas)- Rutinnya Mahasiswa dan siswa yang melakukan praktek magang sebelum  menyelesaikan studi, harusnya sudah menjadi perhatian serius berbagai pihak terakit. Keseringan dahulunya yang terjadi anak magang sebatas untuk membuat kopi atau urusan foto copy berkas berkas. Padahal tujuan utama PKL atau magang agar mereka bisa mengenal langsung secara nyata seperti apa dunia kerja sesungguhnya, sebelum mereka lulus sekolah ataupun kuliah.

Hal ini menguatkan argumentasi bahwa meski peserta didik dibekali kegiatan PKL atau magang di instansi kerja nyata, ternyata hasilnya masih perlu ditingkatkan dan perlu terobosan. Jangan sampai program lembaga pendidikan yang mengantarkan anak didiknya untuk PKL di kantor pemerintahan sebatas memenuhi tuntutan kurikulum dan administrasi belaka. Kendati alasannya bisa dimaklumi, karena dilapangan para pegawai sudah ada target kerja tertentu, yang tidak termasuk didalamnya list mengajari siswa magang.

Di hubungi terpisah, Kabid Penaiszawa  H. Muhammad Saman, S.Sos. M. Si memberikan tips selama magang di lingkungan Kanwil Kemenag Riau, Dipaparkannya keberadaan siswa/mahasiswa magang merupakan sebuah pembelajaran dunia kerja nyata. “Nah disini anak- anak magang harus mengikuti tata cara, tata bekerja, tata kelola, baik organisai mau petugas pokok dan fungsi. Mereka harus mengetahui, kemudian disiplin masuk dan pulang kantor”, ucapnya memberikan nasehat.

Saman menyebut setidaknya ada lima yang harus diperhatikan mahasiswa PKL selama magang di kantor pemerintahan : Pertama, Jangan pernah terlambat. Kedua,Pastikan untuk selalu berpakaian rapi. Ketiga, Jadilah pegawai magang yang aktif. “Ia harus bekerja sama dengan pegawai-pegawai lain jadi tidak menyendiri sehingga dapat pengalaman saat magang untuk jadi bekal di masa-masa yang akan bila mana bekerja di suatu instansi. Keempat, terkait dengan tugas siswa magang mampu belajar bagaimana  pola kerja yang ada pada bidang, Kasubbag, Kasi harus diikuti oleh anak-anak magang ini supaya nanti hasilnya ada. “Selesai magang sebulan atau tiga bulan berhasil dengan tugasnya dan sekolahnya juga berhasil karena sudah berpengalaman bekerja disuatu instansi dengan istilah magang kerja” terang Saman kepada humas.

Sementara itu pada hari yang sama, sejumlah info menarik yang dilontarkan siswa magang, yang sempat dikulik oleh Humas Kanwil Kemenag Riau pada Jum’at (08/02) sore, menjadi catatan sendiri bagi penulis untuk membuat sebuah argumen dari mereka.

Seorang mahsiswa magang di Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah bernama  Lilik Purwati mengungkapkan aktifitasnya selama magang di Kanwil Kemenag.  “Saya menikmati pekerjaan selama magang disini, walupun hanya mencatat surat masuk dan surat keluar, nota dinas, mengaktifkan data, menerima tamu, atau sekedar mengantar surat ke bidang atau bagian lain”, ucapnya. Mahasiswa UIN Sains dan Teknologi  jurusan Matematika ini mengaku senang dan bersemangat selama mengerkan tugas sebagai anak magang. “Menyenangkan karena saya mendapat banyak ilmu disini terutama ilmu tentang bidang haji, mulai dari pelayanan di bidang haji, system penerimaan haji, dan administrasi perkantorannya”, jelasnya. Bahkan tidak hanya itu, kami juga mendapatkan Ilmu administrasi perkantoran, ilmu sopan santun dalam melayani tamu dan berinteraksi dengan pegawai lainnya.

Pengakuan yang sama juga diungkapkan MahruYeva  mahasiswa di kampus yang sama UIN Sains dan Teknologi Jurusan Matematika yang magang di Sub Bagian Humas. “Tidak ada tugas rutin, biasanya kami hanya membantu ibu/bapak pegawai  INMAS  seperti  mengantar surat, mengantar dan packing majalah Dinamis kadang juga turut mendampingi tim Inmas Kanwil Kemenag Riau melakukan liputan didalam dan luar kantor kanwil Kemenag, bahkan membantu melakukan wawancara dan pengetikan naskah hasil wawancara”, terangnya. Mahasiswi murah senyum ini merasa menikmati pekerjaan yang ditekuninya selama magang. “Saya senang magang disini,saya dapat belajar banyak hal dan mengenal banyak  orang baru, banyak ilmu yang saya dapat, saya dapat melihat bagaimana teknis meliput berita, membacakan berita, saya percaya ini akan berguna bagi saya nanti ketika masuk dalam dunia kerja”, ungkapnya dengan ekspresi berbinar.

Ungkapan berbeda diakui Endang mahasiswa Uir yang magang di Sub Bagian Umum. Dikatakannya selama PKL dikantor Kemenag Riau Ia banyak membantu menulis dan mebuat  buat surat masuk dan surat keluar, kadang juga sesekali membuat laporan keuangan dan laporan bulanan, dan membantu pegawai yang ada diruangan umum. Mahasiswa magang bernama Jamiah nadia mengatakan selama magang Subbag Oratala Kepegawaian  juga tak kalah semangat mengungkapkan perasaannya selama magang di Kanwil Kemenag Riau.” Yang dikerjakan disini pemberiaan nomor surat, mengerjakan SPD, danpemberkasan CPNS juga kita jadi mengerti, sungguh senang dapat berbaur dengan karyawan disini, apalagi pegawai disini semuanya bersahabat, kita jadi paham bagaimana cara berkomunikasi disebuah instansi.

Susi  siswa SMK Guntung Tembilahan (Inhil) yang magang Bidang PENAISZAWA, juga mengungkapkan selama magang Ia mengerti cara  membuat dan mengeprint surat, mencatat surat masuk dan keluar , dan nota dinas, mengantar surat ke Kabag TU dan UP. “Saya bahagia, karena orang-orang disinibaik-baik dan saya bersyukur Alhamdulillah karena saya selama ini saya bisa mengerjakan tugas dengan baik."terangnya.9vera/adi/eva)