0 menit baca 0 %

Madrasah Peduli: MTsN 4 Bengkalis Himpun Donasi untuk Korban Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Ringkasan: Bathin Solapan (Kemenag) MTsN 4 Bengkalis terus menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama melalui aksi penggalangan donasi bagi korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga hari ini, kegiatan tersebut telah memasuki hari ketiga sejak dimulai pada hari Rabu, (3/12/2025) dan...
Bathin Solapan (Kemenag) โ€“ MTsN 4 Bengkalis terus menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama melalui aksi penggalangan donasi bagi korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga hari ini, kegiatan tersebut telah memasuki hari ketiga sejak dimulai pada hari Rabu, (3/12/2025) dan akan berakhir pada Rabu, (10/12/2025) mendatang.

Penggalangan donasi tetap berjalan meskipun madrasah sedang melaksanakan Sumatif Akhir Semester (SAS). Untuk menyesuaikan kondisi ujian, pengumpulan donasi dilakukan langsung di ruang ujian masing-masing. Guru pengawas memfasilitasi penyerahan donasi dari peserta didik dengan tetap menjaga ketertiban pelaksanaan ujian. Mekanisme ini dinilai efektif karena tidak mengganggu jalannya SAS dan tetap memberi ruang bagi siswa untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan.

Seluruh warga madrasah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga siswa, terus menunjukkan antusiasme yang tinggi.ย 

Kepala MTsN 4 Bengkalis, Iin Fatimah, M.Pd, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.

โ€œGerakan ini adalah bentuk nyata kepedulian dan solidaritas keluarga besar MTsN 4 Bengkalis. Walaupun kita sedang menjalankan SAS, alhamdulillah kegiatan donasi dapat tetap berjalan tertib dan penuh kesadaran. Semoga bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban saudara-saudara kita di wilayah terdampak bencana,โ€ ujarnya.

Donasi yang telah dan akan terkumpul hingga penutupan pada Rabu mendatang, (10/12/2025) rencananya akan disalurkan kepada korban bencana agar dapat diteruskan secara tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini, TsN 4 Bengkalis berharap dapat terus menumbuhkan nilai empati, gotong royong, dan rasa kemanusiaan di lingkungan madrasah, sehingga peserta didik tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter mulia yang bermanfaat bagi masyarakat.