0 menit baca 0 %

Madrasah Dilingkungan Kemenag Rokan Hilir Menuju Sekolah Adiwiyata

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) – Sekolah/Madrasah Adiwiyata yang berada dilingkungan Kemenag Kab. Rokan Hilir telah dimulai pada kali ketiga di MA. Al-Husna Darussalam Lenggadai hulu Kec. Rimba Melintang, oleh Tim Penilai Tingkat Kabupaten, tepatnya pada tanggal 18 Mei 2016 dan beberapa madrasah yang tel...

Rokan Hilir (Inmas) – Sekolah/Madrasah Adiwiyata yang berada dilingkungan Kemenag Kab. Rokan Hilir telah dimulai pada kali ketiga di MA. Al-Husna Darussalam Lenggadai hulu Kec. Rimba Melintang, oleh Tim Penilai Tingkat Kabupaten, tepatnya pada tanggal 18 Mei 2016 dan beberapa madrasah yang telah ditetapkan sebagai target penilaian di Kabupaten Rokan Hilir. Tim penilai terdiri dari beberapa elemen yaitu Bapedalda, Dinas Pendidikan, Sekolah Adiwiyata Mandiri, dan LSM tingkat Kabupaten Rokan Hilir.

Saat berlangsungnya penilain sekolah/madrasah adiwiyata, Ir. H. Saiful Anwar, M.Si Kabid Pengelolaan Lingkungan Bapedalda Kab. Rokan Hilir menjelaskan bahwa Program Adiwiyata dilaksanakan berdasarkan prinsip edukatif, partisipatif, dan berkelanjutan (Pasal 2). Untuk penilaian sekolah Adiwiyata dari tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 05 Tahun 2013 Tentang Pedoman Pelaksanaan Adiwiyata, tepatnya Pasal 6 dijelaskan komponen program Adiwiyata.

Mengembangkan isu lokal dan isu global sebagai materi pembelajaran lingkungan hidup sesuai dengan jenjang pendidikan. Mengembangkan indikator dan instrumen penilaian pembelajaran lingkungan hidup. Menyusun RPP yang lengkap, baik untuk kegiatan di dalam kelas, laboratorium, maupun di luar kelas.

Salah satu anggota tim penilai Alkahfi Sutikno, seusai malaksanakan penilaian mengatakan, “Tim penilai sekolah adiwiyata Kabupaten Rokan Hilir pada hari dan tanggal yang sama senin 18/5 telah melakukan penilaian terhadap 2 sekolah berbasis madrasah yaitu MA. Al-Husna Darussalam Lenggadai Hulu Kec. Rimba Melintang dan MTs. As-Syakirin Bangko Sempurna Kec. Bangko Pusako. Pada tahun 2016 hanya ada 3 sekolah berbasis madrasah yang mengajukan pengusulan penilaian sekolah adiwiyata yaitu MTs. As-Syakirin dan MTs. Al-Usmaniyah atau MTs. Negeri Ujung Tanjung Filial Bagan Sinembah. Kemudian MA. Al-Husna Darussalam adalah satu-satunya Madrasah Aliyah yang ikut penilaian sekolah/madrasah adiwiyata tingkat Kabupaten Rokan Hilir.”

“Berdasarkan SKB 3 Menteri (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama Republik Indonesia) jadi wajar jika ke- 3 madrasah tersebut ikut sekolah/madrasah adiwiyata. 3 madrasah ini pertama mengikuti penilaian sekolah adiwiyata perdana di Kabupaten Rokan Hilir. 2 madrasah yang sudah dinilai yakni MA. Al-Husna Darussalam dan MTs. As-Syakirin terbilang bagus dan berharap bisa lolos sekolah/madrasah adiwiyata tingkat Kabupaten Rokan Hilir tahun 2016 dan bisa ke tingkat Provinsi Riau pada tahun 2017,” jelas Kahfi.

Sementara itu Kepala Madrsah Abdurokhman Tasrief, S.Pd.I mengatakan bahwa implementasi dari kegiatan penilaian sekolah/madrasah adiwiyata ini  tertuang dalam visi, misi, dan tujuan sekolah. Pencapaiannya dilakukan dalam bentuk tersusunnya visi, misi, dan tujuan yang memuat upaya pelestarian fungsi lingkungan, mencegah terjadinya pencemaran dan kerusakan lingkungan. Struktur kurikulum memuat mata pelajaran wajib, muatan lokal, pengembangan diri terkait kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Semoga Madrasah Aliyah kami terpilih sebagai peraih sekolah adiwiyata tingkat Kabupaten yang kan mewakili penilaian sekolah adiwiyata tingkat Provinsi,” harap Abdurokhman. (Nasuha)