0 menit baca 0 %

MA Miftahul Jannah Sukses Ajarkan Akhlak pada Anak Didiknya Secara Daring

Ringkasan: Bengkalis (Inmas) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) merupakan wabah virus yang sangat luar biasa mempengaruhi aktivitas manusia. Bagaimana tidak, seluruh kegiatan dan aktivitas yang melibatkan serta mengumpulkan orang banyak ditunda oleh pemerintah, bahkan dilarang.

Bengkalis (Inmas) – Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) merupakan wabah virus yang sangat luar biasa mempengaruhi aktivitas manusia. Bagaimana tidak, seluruh kegiatan dan aktivitas yang melibatkan serta mengumpulkan orang banyak ditunda oleh pemerintah, bahkan dilarang.

 

Begitu juga halnya peran lembaga pendidikan, seluruh aktivitas proses pembelajaran secara tatap muka di ruang belajar dihentikan untuk sementara waktu, guna mencegah semakin merebaknya wabah covid-19.

 

Dalam upaya tetap melaksanakan proses pembelajaran sebagaimana layaknya kegiatan belajar mengajar di kelas, MA Miftahul Jannah Selatbaru Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, juga menerapkan sistem pembelajaran dari rumah secara daring atau online, yang langsung dipantau oleh Kepala Madrasah, dengan melibatkan para guru mata pelajaran dan seluruh siswa, agar tidak ketinggalan materi pelajaran selama masa libur pencegahan wabah covid-19 saat ini.

 

“Berikut adalah salah satu hasil prestasi belajar secara daring yang diampu oleh guru mata pelajaran Akhlak di MA Miftahul Jannah Selatbaru”, sebut Muhammad Suprapto SPdI Kepala MA Miftahul Jannah, kepada tim Inmas Kemenag Bengkalis, pada Senin (06/04/2020).

 

Selanjutnya, menurut Suprapto dimana guru menanamkan sikap dan akhlak serta sopan santun siswa terhadap orang tua atau wali murid. Cara menghormati ibu dan bapak yang telah bersusah payah berkerja membanting tulang, guna mencari rezeki untuk menafkahi anggota keluarganya di rumah, dan juga untuk biaya pendidikan anak-anaknya di sekolah.

 

“Upaya pembelajaran secara daring selama libur dalam upaya pencegahan wabah covid-19 ini, dinilai sangat efektif untuk mengejar ketertinggalan materi pelajaran di sekolah”, tambah Suprapto.

 

Selanjutnya, kata Suprapto bahwa model dan cara pembelajaran dari setiap sekolah/ madrasah tentunya berbeda-beda, dan MA Miftahul Jannah dalam menyikapi kebijakan pemerintah untuk belajar dari rumah dengan sistem daring ini terbukti sukses, meskipun dengan menggunakan sarana dan fasilitas yang serba apa adanya.

 

“Semangat terus untuk belajar tanpa mengenal lelah, belajar itu bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Teknologi yang ada dalam genggaman akan sangat berguna dan bernilai positif jika digunakan untuk hal-hal yang baik” timpalnya.

 

Mari kita tingkatkan pendidikan berkarakter untuk anak-anak didik kita. Pendidikan akhlak tentunya akan mendorong sikap dan perilaku generasi penerus kita untuk selalu mematuhi dan menghormati orang yang lebih tua, kepada guru juga tentunya.

 

Di tengah-tengah pemantauannya pada saat pembelajaran daring, Suprapto juga mengimbau kepada warga MA Miftahul Jannah untuk selalu menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh. Karena virus ini sangat rentan kepada mereka-mereka yang mempunyai sistem imun tubuh yang lemah.

 

“Senantiasa cuci tangan pakai sabun, dan selalu gunakan masker bila keluar rumah. Sukses pembelajaran daring, ayo ajari akhlak anak-anak didik kita dengan akhlak yang mulia. Ayo ke Madrasah,” imbau Muhammad Suprapto. (70/tfk)