Pekanbaru (Inmas), Menurut H.
M. Daud, S.Pd, dalam dunia pendidikan kita mengenal ada 3 (tiga) tan. Yaitu
intan, sultan dan syetan. Ketiga kata ini
disampaikan oleh M. Daud dihadapan warga Perum. Surya Mandiri Teropong
dalam acara perpisahan dan wisuda RA Mau izah Hasanah Angkatan I tahun 2019.
Ahad (23/06).
Pantauan tim inmas Kemenag
Kota Pekanbaru, Adapun maksud dari tiga istilah tan yang disampaikan yaitu
bahwa anak kita sebelum lahir kedunia ini sudah menjadi kesepakatan bagi ayah
bundanya, apa kata dokter ia ikuti. Setelah lahir diberi nama yang baik, anak
dijaga dengan baik, lalat saja tak boleh hinggab apalagi nyamuk menggigit anak
tersebut. Inilah dinamakan intan. Anak selalu diberi kasing saying, selalu
dimanja. Oleh sebab itu berikanlah tempat pendidikan yang sesuai. Tutur Daud.
Adapun tan kedua yaitu Sultan,
Dimana jika anak-anak itu diasah dengan baik ia kan menjadi sultan (kebanggaan
orang tua), ia sudah pandai memerintah (minta belikan HP, Laptob, sepeda motor,
dll), ketia mereka berada pada jenjang SLTP/SLTA. Jika salah dalam mendidik
anak, maka tan yang ketiga yaitu syetan, dimana anak menjadi musuh bagi orang
tuanya. (menjadi anak yang durhaka). Oleh sebab itu titipkanlah anak-anak kita
pada pendidikan yang tepat dan sesuai. Tutup Daud. (Idris).