0 menit baca 0 %

LPTQ Riau Taja Orientasi Peningkatan Mutu dan Kualitas Hakim MTQ Tahun 2017

Ringkasan: Riau (Inmas)- Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur an (LPTQ)  Provinsi Riau menggelar kegiatan Orientasi Peningkatan Mutu dan Kualitas Hakim Musabaqah Tilawatil Qur an (MTQ)  Tahun 2017 di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, 30 Oktober 1 November 2017.Kegiatan orientasi dibuka oleh Gubernur Riau yang d...

Riau (Inmas)- Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ)  Provinsi Riau menggelar kegiatan Orientasi Peningkatan Mutu dan Kualitas Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ)  Tahun 2017 di Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, 30 Oktober – 1 November 2017.

Kegiatan orientasi dibuka oleh Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Riau, H Ahmad Syah Harroffie, didampingi Ketua Harian LPTQ Dr H Asyari Nur SH MM, dan Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Riau HM Saman S Sos M SI, Senin (30/10/2017) dengan peserta sebanyak 80 orang majelis hakim MTQ untusan Kabupaten/ Kota yang terbagi dalam Angkatan I dan Angkatan II.

Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten I Pemerintah Provinsi Riau, H Ahmad Syah Harroffie, menyebutkan, seorang hakim harus memiliki kemampuan yang handal dibidangnya, tidak boleh terpengaruh oleh pihak manapun, bertindak objektif dan bertanggungjawab sehingga misi MTQ dapat tercapai.

“Ini merupakan salah satu persiapan kita untuk menyongsong MTQ Provinsi Riau di Dumai pada Desember 2017. Ini langkah strategis yang tepat untuk meningkatkan kualitas MTQ dengan cara meningkatkan mutu dan kualitas para hakim yang akan memberikan penilaian. Termasuk pemantapan dan penyamaan persepsi, karena ada beberapa regulasi dan aturan baru yang harus disampaikan,” jelasnya.

Ketua Harian LPTQ Dr H Asyari Nur SH MM dalam laporannya menyebutkan, orientasi Peningkatan Mutu dan Kualitas Hakim digelar dalam rangka menyamakan persepsi dikalangan Hakim MTQ untuk menciptakan transparansi menuju hakim yang berkualitas, bermutu dan bermarwah dengan tutorial dari Hakim Nasional seperti Prof Dr KH Said Agil Husen Almunawwar MA dan Dr Hj Umi Khunul Khotimah M AG.

“Kegiatan ini sudah 3 tahun tidak dilaksanakan oleh LPTQ karena keterbatasan anggaran, maka tahun ini hal tersebut diupayakan dapat dilaksanakan untuk memberikan muatan tambahan dan pemahaman terkait beberapa kebijakan- kebijakan LPTQ Nasional yang disampaikan pada Rakernas, termasuk penambahan beberapa cabang dalam MTQ,” jelas Asyari Nur.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Riau yang diwakili oleh Kabid Penaiszawa, HM Saman S Sos M SI, mengatakan, untuk pelaksanaan MTQ Provinsi Riau Tahun 2017 akan dilaksanakan e-MTQ. Diaman pendaftaran peserta MTQ Provinsi Riau di Kota Dumai akan dijadwalkan pada bulan November selama 20 hari kerja.

“Pendaftaran melalui e-MTQ yang rencananya akan dimulai pada minggu pertama November 2017, yang dilanjutkan dengan technical meeting dan beberapa kegiatan lainya. Jadi saat ini kita sedang melakukan pematangan,” jelas Saman. (mus/jon/faj)