Siak (Inmas) - Kamis, (05/04/2018), bertempat
di Kantor Camat Minas sekira pukul 14:00 WIB, Lembaga Pengembangan Tilawatil
Qur`an (LPTQ), Camat, Kepala KUA, Korwilcam Pendidikan beserta
Kepala Sekolah se-Kecamatan Minas gelar Rapat Penyusunan Program Unggulan LPTQ
Kecamatan Minas. Rapat dihadiri Ketua
LPTQ Kecamatan Minas, Darwin Robani, S.PdI, Camat Minas, H. Hendra Adi
Nugraha, S.STP, M.Si, Kepala KUA, Drs Sahrizul, Korwilcam pendidikan beserta
kepala sekolah se-kecamatan Minas.
Dikatakan Ketua LPTQ Kecamatan Minas, Darwin, "Program yang akan
dicanangkan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta dan pemahaman anak
terhadap Al-Quran, terutama untuk anak didik yang masih duduk di bangku sekolah
dasar (SD). Sebab apabila anak-anak sudah lulus dari SD sangat kecil harapan
untuk mereka mau mempelajari Al-Quran", ujar Darwin dalam sambutannya.
Sementara, Korwilcam Pendidikan Minas, Asmuni Syamsir, M.Pd, dalam sambutannya
memamaparkan, "Kami sangat mendukung diadakannya perogram khusus keagamaan
ini untuk diselenggarakan di sekolah-sekolah. Nantinya kita cari bibit-bibit
ataupun anak-anak yang mempunyai kemampuan untuk hal tersebut. Ini adalah awal
yang baik, kita sangat mendukung program yang akan dicanangkan oleh pak camat
ini dan bagaimana nantinya maka hal inilah yang perlu kita sepakati
bersama", ujar Korwilcam Pendidikan Minas Asmuni Syamsir.M.Pd
Camat Minas, H. Hendra Adi Nugraha,
S.STP, M.Si memaparkan perencanaan program unggulan LPTQ Kecamatan Minas. "Hari ini kita mengumpulkan seluruh
kepala sekolah, bekerja sama dengan UPTD pendidikan Minas, pak KUA, LPTQ.
Tujuannya tak lain bagaimana memacu kembali pembinaan terhadap anak-anak Qoriah
Hafiz/ah. Selama ini mau menjelang MTQ baru ada pembinaan. Itu pun hanya sampai
tiga bulan. Jadi kita harapkan kedepannya selain dari pembinaan dari MTQ di
sekola, harus tetap ikut membina, melalui anggaran yang ada seperti dana BOS.
Bisa dianggap sebagai kegiatan ekstra kurikuler dan kita akan mendatangkan
pelatih yakni pelatih LPTQ", terang Camat.
Lebih lanjut, beliau berkata, "kita pilih cabang-cabang MTQ yang ada, kita
canangkan untuk kita buat ekstra kurikulernya. Nanti kita datangkan pelatih
setiap hari Sabtu. Terkait masalah kompetisi, nanti akan jadi tanggung jawab
LPTQ baik desa maupun LPTQ Kecamatan", tuturnya.