0 menit baca 0 %

LKNU Riau Fokus pada Kesehatan Masyarakat Miskin

Ringkasan: Pekanbaru (Humas)- Langkah awal yang ditempuh oleh pengurus LKNU PW Riau untuk membantu mensejahterakan masyarakat khususnya dalam hal kesehatan adalah menjalin kerjasama dengan Rimah Sakit (RS) Tropicana Medical Centre Selangor Malaysia. Pada tahun pertama kepengurusan LKNU Riau yang baru saja dila...
Pekanbaru (Humas)- Langkah awal yang ditempuh oleh pengurus LKNU PW Riau untuk membantu mensejahterakan masyarakat khususnya dalam hal kesehatan adalah menjalin kerjasama dengan Rimah Sakit (RS) Tropicana Medical Centre Selangor Malaysia. Pada tahun pertama kepengurusan LKNU Riau yang baru saja dilantik pekan lalu akan fokus pada permasalahan kesehatan yang berhubungan dengan kemiskinan, khususnya kesehatan ibu dan anak, selain masalah TBC, Paru-paru, HIV dan AIDS. Menurutnya Ketua Umum LKNU Riau, Dr Abdullah Qayub, kemarin, sampai saat in di Pekanbaru masih banyak warga masyarakat yagn mengalami permasalahan kesehatan karena faktor kemiskinan, bahkan untuk ke rumah sakit saja tidak punya ongkos. Ditambah lagi dengan kondisi perekonomian yang semakin terpuruk dan melonjaknya harga sembilan bahan pokok, khususnya beras. Sehingga, banyak anak-anak dari keluarga miskin yang pertumbuhannya tidak normal dan mengalami menderita busung lapar. "Kondisi tersebut sangat menyentuh dan butuh perhatian dari berbagai pihak, karena jika ini terus berlanjut akan berakibat pada pertumbuhan anak bangsa dimasa mendatang. Untuk itu, ditahun pertama kepengurusan LKNU Riau masa khitmat 2011-2014 akan berupaya membantu permasalahan kesehatan ibu dan anak dari keluarga miskin," ungkap Ketua Umum LKNU Riau ini dengan penuh keprihatinan terhadap keluarga miskin yang masih banyak terdapat di Pekanbaru dan daerah-daerah lainnya di Riau. Selain itu, dengan kerjasama LKNU dengan RS Tropicana masyarakat bisa berobat dengan harga khusus, dimana setiap warga NU akan mendapatkan diskon 10 persen saat rawat inap, rawat jalan diskon 5 persen, medical chek up 15 persen dan peket pemeriksaan 100 persen, plus pelayanan yeng lebih dan harga khusus. "Cukup dengan mengisi formulir yang ditandatangani dan distempel NU warga NU sudah bisa berangkat ke Malaka untu berobat. Jika mau berangkat tinggal telpon maka pihak RS Tropicana akan menjemput pasien ke Bandara," ungkapnya. Sementara itu, Pimpinan Pusat LKNU, Hj Wanedra, berdasarkan data Desember 2010 lalu, Riau urutan ke 3 kasus HIV/ AIDS setelah Papua dan Bali. Untuk itu, LKNU hadir memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat, dimana secara bertahap sampai tahun 2015 LKNU menargetkan Indonesia bebas Malaria, TBC dan HIV/ AIDS (tidak ada penambahan kasus baru). LKNU saat ini sudah memiliki RS NU, diharapkan semua daerah bisa melakukan inisiasi untuk mendirikan RS NU. Ia mengatakan, NU bukan partai politik sehingga dimana-mana NU bisa masuk, termasuk di kesehatan bahkan tidak tertutup kemungkinan menjadi anggota DPR atau pun Gubernur. NU adalah organisasi massa Islam yang jelas dan ada tujuannya, didalamnya ada kontrol oleh ulama-ulama adan kiyai. Massa NU tersebar di 33 Provinsi di Indonesia, di 357 provinsi dan daerah-daerah terpencil, sehingga bisa berkomunikasi dimana saja. (msd)