Pekanbaru (Inmas)- Perwakilan Litbang Dr. Ahmad Zein Sarnoto, M.Pd melakukan penelitian tentang Efektifitas Bantuan Kementerian Agama pada Madrasah Aliyah (MA) khusunya yang berkenaan dengan Bantuan Opersional Sekolah (BOS) dan Bantuan Siswa Miskin (BSM), Senin (30/1).
Jumlah Madrasah Aliyah di lingkungan Kementerian Agama Kota Pekanbaru sebanyak 14 Madrasah Aliyah, namun dengan sistem penelitian yang dilakukan, beliau mengambil beberapa sampel untuk dijadikan rujukan sebanyak 5 Madrasah Aliyah, diantaranya, MAN 1 Pekanbaru, MAN 2 Pekanbaru, MA Hasanah, MA Al Kautsar dan MA Darel Hikmah.
Adapun instrumen yang digunakan berorientasi kepada siswa, guru, kepala dan tata usaha dimana instrumen tersebut memiliki dampak terhadap bantuan itu sendiri, apakah BOS ataupun BSM itu berdampak positif (perlu ditingkatkan) atau berdampak negatif (dihapuskan). Tambah Bapak Ahmad Zein Santoso.
Hasil dari instrumen yang di kumpulkan dari sampel Madrasah Aliyah di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru akan dibicarakan nantinya di lembaga-lembaga penelitan (litbang) sehingga dapat dijadikan dasar statistik untuk menentukan apakah berdampak negatif atau positif, setelah itu data tersebut akan dibicarakan di Kementerian Agama Republik Indonesia di Jakarta, sehingga menjadikan pokok perbincangan nantinya.
Kunjungan Bapak Ahamad Zein disambut oleh masing-masing kepala Madrasah Aliyah yang dikunjungi. Beliau disambut dan dilayani di Kankemenag Kota Pekanbaru oleh Bapak Firdaus salash seorang ASN di Seksi Penmad Kankemenag Kota Pekanbaru yang akan membantu untuk memenuhi data sesuai dengan instrumen untuk Madrasah Aliyah yang dikunjungi.
Menurut kepala MA Hasanah Bapak M. Yasin, khususnya di Madrasah yang beliau pimpin dalam hal bantuan yang diberikan pemerintah dari Kementerian Agama yaitu BOS dan BSM sangat membantu apalagi yang berkaitan dengan masalah keuangan untuk kelancaran SPP dan biaya buku lainnya. (anwar/e-m)