Rokan Hilir (inmas) – Pelaksanaan Ujian Nasional MTs/SMP dari tanggal 23 s/d 26 April 2018. Kesibukkan pemangku kepentinganpun bisa dirasakan, seperti Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama. Kedua lembaga pemerintah ini pada setiap pelaksanaan Ujian Nasional menugaskan beberapa pegawainya yang tergabung dallam tim untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev).
Hari ini, Rabu (23/4), sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, Kakan Kemenag Rohil H. Agustiar laksanakan monev UN di MTs N 1 Rohil Fillial Rantau Kopar. Sementara Inmas Kemenag Rohil Nasuha, S.Pd.I melaksanakan liputan UN di MTs Nurul Insan Lenggadai Hulu, MTs Nurul Bilad Teluk Pulau Hulu Kecamatan Rimba Melintang.
MTs Nurul Insan, madrasah yang pertama kali dikunjungi dan liput. Madrasah yang beralamat di Jl. Sidojaya, Lenggadai Kec. Rimba Melintang dinahkodai Slamet, S.Pd. Pria kelahiran Indramayu ini sudah banyak makan asam garam dalam pengelolaan MTsnya.
Saat Inmas mewawancarai seputar pelaksanaan Ujian Nasional, Slamet menjelaskan ujian nasional yang dilakukan adalah Ujian Nasional Ketas Pensil (UNKP), karena MTs Nurul Insan belum mempunyai perangkat wajibnya yakni PC atau Laptop. “mudah mudahan satu saat nanti MTs Nurul Insan bisa memenuhi itu dan bisa mengikuti UNBK,” ungkapnya.
Usai wawancara, Inmas Kemenag Rohil memantau pelaksanaan UNKP dari luar ruang ujian. Terlihat siswa siswi peserta serius dalam mengerjakan soal UN. Sementara pengawas ruang tengah sibuk dengan pengisian dokumen UN seperti daftar hadir, berita acara dll.
Dari dokumen yang ada, diketahui jumlah peserta UNKP MTs Nurul Insan yang terdaftar 78 orang, laki-laki 50 orang dan perempuan 28 orang. Sementara saat dilakukan pemantauan hanya 77 orang yang ikut UNKP. Saat ditanyakan kepada ketua panitia ujian Syahroni, S.Pd.I, ia menjelaskan 1 siswi drop out (DO), sehingga yang mengikuti UNKP hanya 77 orang dengan menerjunkan pengawas silang antar MTS.
“berdasarkan keputusan rapat KKM MTs Hubbul Wathan, pengawas UNKP di MTs Nurul Insan 6 orang dari MTs Hubbul Wathan Rimba Melintang dan 2 orang dari MTs Nurul Bilad Teluk Pulau Hulu, 8 orang, karena ruang ujian yang dipakai 4,” Syahroni merinci.
1 jam UNKP berlangsung, Inmas melanjutkan liputannya di MTs Nurul Bilad Teluk Pulau Hulu. Di siani tidak banyak yang dibincangkan, hanya seputar data, situasi dan kondisi pelaksanaan UNKP.
Kepala MTs Nurul Bilad Tanun Aladin, S.Ag, menjelaskan, jumlah peserta ujian 40 orang terdiri 24 laki laki dan 16 perempuan. “karena ruang UNKP hanya 2, pengawas yang dibutuhkan hanya 4 orang, 2 dari MTs Nurul Insan, 2 dari MTs Hubbul Wathan,” ungkapnya.
Mengenai distribusi soal UN, dari yang disampaikan kedua MTs tersebut dapat disimpulkan bahwa dari Rayon dalam hal ini Dinas Pendidikan Rokan Hilir diberikan kepada Sub Rayon MTs Batu Hampar Bagansiapi, lalu diberikkan Kepada KKM dan kemudian diambil masing masing MTs.
Dari liputan yang dilakukan, pelaksanaan UNKP di kedua MTs tersebut berjalan lancar, aman dan tertib. (Nsh)