Pekanbaru (Humas) - Langkah pelajaran saintifik itu lima M. Pertama mengamati; kedua menanya; ketiga mencoba atau mengumpulkan informasi; keempat menalar atau mangasosiasi; dan kelima mengomunikasikan.
Demikian satu butir dari sekian banyak pemaparan yang disampaikan Dra Baini MPd, widyaiswara LPMP saat menyajikan materi Pembahasan SKL, KI, KD dan Silabus pada kegiatan Bimibingan Tenis Kurikulum yang dilaksanakan Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau di hotel Mona Pekanbaru, Kamis (12/13).
“Sedangkan penilaian autentik itu mesti menyeluruh, dapat dipertanggungjawabkan mengenai pengetahuan, sikap dan keterampilan,” sambung guru SMAN 1 Pekanbaru ini di depan 60 guru MA se-Provinsi Riau tersebut.
"Idealnya, para guru, sebelum berdiri di depan siswanya di kelas mesti menyiapkan SKL, Kompetensi Inti, Pendekatan Saintifik dan Sistem Penilaian," lanjut guru yang pernah mengabdi di Bengkulu," tersebut.
Pada acara Bimbingan Teknis Kurikulum tersebut, Dra Baini MPd yang merupakan anak jati Selat Panjang Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut menyajikan materi Pembahasan SKL, KI, KD dan Silabus serta materi Konsep Pendekatan Saintifik. (ghp)