Riau (Inmas) – Lima jamaah haji Indonesia asal Embarkasi Haji Antara Provinsi Riau dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi menjelang detik kepulangan ke Tanah Air.
TPHI kloter BTH 20 Dr Anasri Nurdin mengungkapkan kondisi kesehatan Jemaah haji ada yang menurun pasca Armuzna. "Dapat kami laporkan hingga Jumat (23/08/2019), tercatat 5 orang yang sudah dirujuk di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS)", kata Anasri kepada humas melalui via selluler pada Jumat (23/08) pukul 22.45 WIB.
Selaku ketua kloter yang menangani beragam asal daerah, Anasri Nurdin berharap agar semua masyarakat Riau berdoa untuk kesembuhan jemaah yang terbaring sakit di tanah suci saat ini.
Adapun nama nama jemaah tersebut sebagai berikut: 1. Bapak Hamzah Yunus Endai bin Yunus Endai usia (78). Domisilinya di Jl. Utama no. 07 Rejosari Tenayan Raya Pku. Dirawat dirumah sakit King Faisal sejak tanggal 18 Agustus 2019. Kondisinya terkini berada diruang ICU perawatan intensif. Ia didiagnosa terserang Penyakit Bronco Poneumoni.
Yang kedua, Ibu Hasnah binti Zainudin Indo (84) beralamat Pekanbaru. Dirujuk tanggal 20 Agustus 2019 di Rs. King faisal dengan diagnosis Penyakit Ca. PARU.
Selanjutnya yang ketiga, NURSIAH HUSIN AHMAD (78) Beralamat di Jl. Meranti Gg. Tambusai Dumai terdiagnosis Penyakit Anemia. Kondisinya kini dirawat dirumah sakit Alnoor sejak tanggal 20 Agustus 2019.
Selain itu jemaah lainnya atas nama Noten Enok Ibrahim (79) beralamat di Jl. Seroja Delima Tampan Pekanbaru. Kondisi terkini dirawat di Rs. ALnoor karena terdiagnosis penyakit Bronco Peunomoni sejak tanggal 22 Agustus 2019.
Yang terakhir, Ibu Hadrah Nalang Sodang binti Nalang (81) bertempat tinggal di Dusun 1 tanjung. Tanjung Medan Kab. Rokan Hilir. Kondisi terkini jemaah dirawat di Rs. King Faisal. “Penyakit yang sama dialaminya dengan pak Hamzah” kata Anasri.
Jemaah ini masuk hari ini juga (23/08/19) Sebagaimana dilaporkan langsung ke Inmas oleh dr. Rudi TKHI BTH 20.
Jemaah yang berasal dari gabungan 11 kabupaten Kota di Riau ini akan dipulangkan ke tanah air dijadwalkan tanggal 06 September 2019 mendatang. "Mereka akan dipulangkan dengan pesawat Saudi Arabia Airlines SV 5200", tukasnya.(vera)